Renungan Hari Ini Selasa 7 Juli 2026, Menjadi Kurir Tuhan
Gordy Donovan July 07, 2026 10:45 AM

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Selasa 7 Juli 2026.

Tema renungan katolik hari ini"menjadi kurir Tuhan, bawa dan bagikan rahmat serta berkat-Nya bagi Sesama".

Renungan katolik hari ini disiapkan untuk hari biasa pekan XIV tahun A. 

Hari Biasa Pekan XIV Tahun A dengan warna liturgi hijau.

Bacaan hari Selasa: Hos 8:4-7.11-13; Mzm 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10; Mat 9:32-38 dan BcO Ams 8:1-5.12-36.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini Selasa 7 Juli 2026, Tapi Sedikit Pekerjanya

Bacaan Pertama: Hos 8:4-7.11-13;

Mereka telah mengangkat raja, tetapi tanpa persetujuan-Ku; mereka mengangkat pemuka, tetapi dengan tidak setahu-Ku. Dari emas dan peraknya mereka membuat berhala-berhala bagi dirinya sendiri, sehingga mereka dilenyapkan.

Aku menolak anak lembumu, hai Samaria; murka-Ku menyala terhadap mereka! Sampai berapa lama tidak dapat disucikan,

orang-orang Israel itu? Itu dibuat oleh tukang, dan itu bukan Allah! Sungguh, akan menjadi serpih anak lembu Samaria itu!

Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung; gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung; dan jika memberi hasil, maka orang-orang lain menelannya.

Sungguh, Efraim telah memperbanyak mezbah; mezbah-mezbah itu menjadikan mereka berdosa.

Sekalipun Kutuliskan baginya banyak pengajaran-Ku, itu akan dianggap mereka sebagai sesuatu yang asing.

Mereka mencintai korban sembelihan; mereka mempersembahkan daging dan memakannya; tetapi TUHAN tidak berkenan kepada mereka. Sekarang Ia akan mengingat kesalahan mereka dan akan menghukum dosa mereka; mereka harus kembali ke Mesir!

Mazmur Tanggapan: Mzm 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10; 

Allah kita di sorga; Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya!

Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia,

mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,

mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium,

mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya.

Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya.

Hai Israel, percayalah kepada TUHAN! Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.

Hai kaum Harun, percayalah kepada TUHAN! Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.

Bacaan Injil: Matius 9:32-38 

P:Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius
U: Dimuliakanlah Tuhan

P: Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan.

Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: "Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel."

Tetapi orang Farisi berkata: "Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan."

Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.

Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."

P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus

Renungan Harian Katolik

MENJADI KURIR TUHAN: BAWA DAN BAGIKAN RAHMAT SERTA BERKAT-NYA BAGI SESAMA

(Hos. 8:4-7.11-13; Mzm. 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10; Mat. 9:32-38).

"Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya." (Mat. 9:37).

Berprofesi sebagai kurir dihindari banyak karena dianggap hina. Penghasilan pun tak seberapa. Banyak omelan, cemoohan bahkan hinaan tak jarang diterima. Jasa besar mereka adalah barang yang kita butuhkan diantar sampai ke rumah dengan aman. 

Dalam misi keselamatan, Tuhan butuh tenaga-tenaga yang siap dengan penuh kebebasan, kerelaan untuk membawa berkat, rahmat Tuhan kepada sesama yang membutuhkannya. 

Para nabi, gembala umat, pengurus awan (penggerak kombas, lingkungan, stasi, DPP dan seksi-seksi terkait) adalah kurir-kurir Tuhan. Tugas utama kita adalah membawa umat kepada Tuhan untuk mendapat berkat kudus-Nya demi kesejahteraan baik fisik maupun jiwa. Tugas ini sungguh amat hina bagi dunia. Kerja gratis, dihina, dicemooh, diancam bahkan nyawa bisa jadi taruhan. 

Beberapa kurir beriman, dengan suka rela membawa seorang bisu yang kerasukan setan kepada Yesus. Melalui jasa para kurir beriman yang murah hati itu, si bisu mendapat berkat besar Tuhan dalam mukjizat penyembuhan atas dirinya. Setan diusir dan ia pun mulai berbicara. Peristiwa ini di satu sisi menghadirkan rasa kagum yang biasa, "Hal semacam itu belum pernah dilihat orang Israel." Di sisi lain lain para Farisi justru mengcemooh Yesus dengan berkata, "Dengan penghulu setan Ia mengusir setan." Mereka menghina Yesus karena mungkin mereka adalah kurir si iblis yang tidak suka sesamanya disembuhkan.

Penantang dan penyesat utama dalam hidup manusia adalah setan. Ketika berada dalam kuasa iblis, kekuatan manusia hilang, terjerumus dalam ketakberdayaan, seluruh energi terkuras baik fisik maupun spiritualitasnya oleh si setan. Dalam kelemahan dan ketakberdayaan seperti ini, bantuan sesama dibutuhkan supaya  ada pertolongan Tuhan dan kesembuhan total pun bisa diterima. 

Penguasa satu-satunya yang menaklukan kekuatan iblis adalah Anak Allah, Yesus, Sang Mesias. Kerja utama setan mengunci mulut manusia untuk mengakui kuasa Ilahi Tuhan yang berbelas kasih. Dengan demkian promosi tentang keterpecahan, ketidakteraturan dalam hidup bersama, hidup tercerai-berai tidak digugat. Suara tentang kebenaran, keadilan, perdamaian tidak dihiraukan bahkan dibungkam secara total.  

Dalam dunia masa kini banyak orang menderita karena terjerat kebisuan dalam perjuangan kemanusiaan. Para pejuang kemanusiaan yang hanya segelintir, terpaksa menjadi korban. Penderitaan yang dialami banyak umat dalam  hidupnya, bagi Tuhan adalah panenan besar dalam dunia yang terabaikan. Panenan banyak, pekerja sedikit. Siapkah kita menjadi kurir Tuhan, bawa berkat-Nya bagi sesama yang sangat membutuhkannya?

Nabi Hosea menyentil ketidaktaan bangsa terpilih dalam cara hidup berhala. Patung emas dan perak buatan tangannya sendiri itulah yang disembah. Sebagai kurir Allah, Hosea dipanggil untuk menghantar mereka kembali ke jalan yang benar. Mereka mesti sadar untuk melakukan segala sesuatu dalam nama Tuhan. Kemauan manusiawi mereka harus ditaklukkan demi kemuliaan nama Tuhan. Berhala memuliakan perbuatannya sendiri yang tidak menyelamatkan. Tuhan bersabda, "Aku menolak anak lembumu." (Hos. 8:5). Berhala: menabur angin, menuai puting beliung dan kebinasaan.

Pemazmur menanggapi dalam madahnya, "Allah kita di Surga; Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya! Berhala-hala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia." (Mzm. 115:3-4).

Alasan utama beriman pada Allah, menuji dan memuliakan nama-Nya karena segala sesuatu yang kita terima dalam hidup ini berasal dari kemurahan-Nya. 

Mengabdi, melayani tanpa pamrih dalam hidup ini adalah ciri khas kita sebagai murid Tuhan. Walau dihina, dicemooh, diancam bahkan nyawa menjadi taruhannya, tetap komit dan dengan rendah menembus tantangan untuk tetap setia menjadi kuris Tuhan, bawa rahmat dan berkat Tuhan bagi sesama yang membutuhkan di masa kini. 

Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Selasa/Pekan Biasa XIV/A/II, 070726). (Sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/kgg).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.