BANGKAPOS.COM - Sosok Mikel Merino saat ini tengah jadi sorotan publik.
Gelandang timnas Spanyol ini mencetak gol tunggal kemenangan timnya saat melawan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.
Gol di masa injury time Merino menit 90+1 sekaligus mengantarkan La Furia Roja meraih tiket babak 8 besar.
Selanjutnya, Spanyol akan menghadapi Belgia di perempat final yang akan berlangsung Sabtu, 11 Juli 2026 Pkl 02.00 WIB.
Lantas seperti apa sosok Mikel Merino?
Mikel Merino bernama asli Mikel Merino Zazón.
Merino, begitu ia kerap ditulis media, adalah pemain Timnas Spanyol.
Merino lahir di Pamplona, Spanyol pada 22 Juni 1996.
Saat ini usianya sekitar 30 tahun.
Mikel Merino dikenal sebagai gelandang serbabisa yang kini bermain untuk klub Liga Utama Inggris, Arsenal, dan memperkuat Timnas Spanyol.
Merino langganan Timnas Spanyol di berbagai kelompok umur.
Ia sukses memenangkan Kejuaraan Eropa U-21 pada 2019.
Bersama timnas senior, ia menjadi bagian dari skuad yang memenangkan UEFA Nations League dan turnamen bergengsi UEFA EURO 2024.
Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 Portugal vs Spanyol berlangsung di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.
Gol semata wayang dalam duel Timnas Portugal vs Spanyol diciptakan oleh Mikel Merino (90+1').
Dengan hasil ini, Timnas Spanyol berhak melanjutkan langkah ke babak 8 besar Piala Dunia 2026. Di sisi lain, Cristiano Ronaldo dkk harus tersingkir.
Pertarungan antara Timnas Portugal dan Spanyol berlangsung ketat sejak awal peluit dibunyikan.
Laga baru berjalan dua menit, Spanyol langsung menciptakan ancaman melalui tendangan spekulasi Mikel Oyarzabal dari luar kotak penalti.
Namun, kiper Portugal, Diogo Costa, berada di posisi tepat untuk menangkap bola dengan mudah.
Lima menit berselang, giliran Joao Cancelo yang menebar ancaman lewat sepakan keras dari sayap kiri pertahanan Spanyol.
Kendati demikian, laju bola masih sedikit melambung di atas gawang.
Tidak lama setelah itu, Oyarzabal kembali mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan terobosan dari Dani Olmo.
Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Diogo Costa, sayangnya eksekusi pemain Real Sociedad tersebut masih menyamping di sisi kiri gawang Portugal.
Memasuki menit ke-17, Lamine Yamal melakukan penetrasi cepat di sisi kanan area pertahanan lawan.
Setelah menemukan ruang tembak, Yamal melepaskan tendangan melengkung yang masih bisa ditepis oleh Costa.
Alex Baena yang menyambar bola muntahan di tepi kotak penalti melepaskan tembakan ke sisi kanan, tetapi kiper FC Porto itu kembali melakukan penyelamatan dengan menepis bola.
Serangan Spanyol belum berhenti. Yamal kembali melepaskan umpan matang kepada Olmo di dalam kotak penalti.
Olmo menembakkan sepakan keras, namun langsung diblok oleh Cancelo sehingga peluang tersebut terbuang percuma.
Empat menit berselang, Cancelo berganti peran menjadi ancaman melalui sundulan usai memanfaatkan umpan silang Pedro Neto.
Bola sempat ditepis oleh Unai Simon, lalu bola muntahan disambar oleh Cristiano Ronaldo dengan tendangan yang sayangnya masih mampu ditangkap oleh kiper Spanyol tersebut.
Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-41, Nuno Mendes melepaskan tembakan spekulasi menyusul situasi sepak pojok yang dieksekusi Cancelo.
Upaya tersebut urung membuahkan hasil karena bola masih mengenai mistar gawang Timnas Portugal.
Kedudukan 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua dan Gol Penentu
Memasuki babak kedua, Timnas Portugal dan Spanyol sama-sama meningkatkan intensitas serangan untuk segera mencetak gol.
Pada menit ke-52, Pedro Neto mengirimkan umpan silang rendah ke dalam kotak penalti Timnas Spanyol. Kendati demikian, Cristiano Ronaldo dan Joao Felix tidak mampu menjangkaunya karena bola bergulir terlalu cepat.
Beberapa saat kemudian, Timnas Spanyol kembali menciptakan peluang melalui tembakan Alex Baena, tetapi usahanya masih terlalu lemah sehingga Diogo Costa dapat menangkap bola dengan mudah.
Lamine Yamal juga sempat melepaskan tembakan melengkung saat mengambil tendangan bebas, tetapi Costa mampu menepisnya dengan sigap.
Empat menit berselang, giliran Bruno Fernandes yang mengancam lewat tendangan voli yang dilepaskan dari sisi kiri pertahanan Timnas Spanyol.
Sayangnya, bola masih sedikit melebar.
Tak berselang lama, Dani Olmo melakukan gerakan berputar di dalam kotak penalti sebelum akhirnya menembak.
Hanya saja, tembakan sang pemain mampu diblok oleh barisan pertahanan Portugal.
Gol yang ditunggu-tunggu oleh Timnas Spanyol akhirnya tiba pada masa injury time.
Mikel Merino keluar sebagai pembeda dengan mengonversi umpan terobosan Ferran Torres pada menit ke-90+1.
Skor 0-1 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Kolektivitas Pemain
Eks pemain Sriwijaya FC Riski Novriansyah mengatakan Spanyol mengandalkan kolektivitas pemain, selain skill individu.
Kolektivitas Spanyol yang berisi delapan pemain Fc Barcelona diantaranya Lamine Yamal, Pedri, Gavi, Dani Olmo, Ferran Torres, Pau Cubarsi, Eric Garcia dan Joan Garcia juga menjadi senjata utama Spanyol.
"Spanyol lebih ke kolektivitas mereka tidak mengandalkan istilahnya satu atau dua pemain key player, mereka lebih agresif setidaknya mereka lebih confident dengan keunggulan peringkat mereka," kata Riski Novriansyah dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal yang dipandu host Riki Pratama membahas preview pertandingan Spanyol versus Austria di babak 16 besar, Kamis (2/7/2026).
Negara Lolos ke 8 Besar Piala Dunia 2026 (Per Selasa 7 Juli 2026 pukul 05.00 WIB)
Negara Gugur di Babak 16 Besar
Belum Bertanding di Babak 16 Besar
Sisa Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Jadwal 8 Besar
(Bangkapos.com/Transfremark/Kompas.com/Rizky Irianda Pahlevi)