Butuh Darah, Tiap Minggu Warga Datang ke PMI Kabupaten Malinau, Terkendala Fisik Pendonor
Junisah July 07, 2026 06:41 PM

‎TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara masih dihadapkan pada tantangan besar pemenuhan kebutuhan medis darurat.

‎Kondisi tersebut disampaikan Ketua Umum PMI Malinau, Ernes Silvanus dalam Musyawarah Kabupaten ke-II Palang Merah Indonesia Kabupaten Malinau, Selasa (7/7/2026).

‎Hingga saat ini, kebutuhan pasokan kantong medis darurat tersebut selalu muncul secara berkala dalam hitungan hari.

‎Ernes Silvanus menyampaikan, setiap pekan selalu ada laporan mengenai warga yang membutuhkan bantuan darurat di fasilitas kesehatan.

Baca juga: Mahasiswa dan Mahasiswi Politeknik Bisnis Kaltara Ikut Donor Darah di BNNP, Sempat Ada yang Gugup

‎"Memang kendala kami sampai saat ini permasalahan darah ya. Darah ini yang masih permasalahan bagi kami. Sementara biasanya per minggu itu ada saja yang butuh darah," ujar Ernes Silvanus.

‎Animo dan kesadaran masyarakat lokal dalam mendonorkan darah sebenarnya dinilai sudah sangat baik di lapangan.

‎Namun proses pemenuhan cadangan sering kali terhambat kondisi fisik calon pendonor saat pemeriksaan medis.

‎Pengurus daerah juga mulai merancang sasaran strategis dengan melibatkan sektor swasta di wilayah sekitar.

‎Sejumlah badan usaha dan perusahaan besar diimbau untuk ikut mengambil peran sebagai pembina donor darah.

‎Langkah kolaborasi tersebut diambil karena operasional pelayanan tidak dapat bersandar sepenuhnya pada bantuan daerah.

Baca juga: Stok Darah Kritis, PMI Nunukan Gelar Donor dan Beri Paket Sembako Bagi 80 Pendonor Pertama

‎"Kalau kita diberharap murni dari APBD kita juga mengalami kesulitan. Nah, mungkin nanti ada pengalaman dari PNI provinsi untuk memberi Pak mungkin seperti ini ya teman-benar seperti ini. Itu intinya," ucap Ernes Silvanus.

‎Komitmen bantuan keuangan dari pemerintah daerah sendiri diakui mengalami penyesuaian atau pengurangan pada tahun ini.

‎Melalui forum musyawarah tersebut, PMI Malinau berharap mendapatkan formulasi dan terobosan baru untuk menunjang aktivitas kemanusiaan ke depan.

‎(*)

‎Penulis : Mohammad Supri


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.