SURYA.CO.ID, MADIUN – Pelarian narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun berinisial Y akhirnya terhenti di tangan tim gabungan.
Napi Y berhasil kabur dengan cara seperti yang ada di film action.
Ia memanfaatkan truk boks pengangkut logistik, bersembunyi di kolong truk untuk meloloskan diri keluar dari Lapas.
Aksi nekat itu terekam kamera pengawas saat truk melintas di pintu keluar, namun petugas baru menyadari hilangnya pelaku ketika apel sore.
Tapi warga Surabaya yang terjerat kasus penipuan itu berhasil ditangkap kembali di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, setelah sempat buron dan membuat geger petugas selama hampir sepekan.
Akibat insiden jebolnya pengamanan ini, nasib pelaku kini kian terpuruk lantaran sanksi berat sudah menantinya di depan mata.
Baca juga: Dampak MBG Libur: Harga Daging Ayam di Kota Madiun Turun Drastis
Koordinator Humas Lapas Kelas I Madiun, Ariya Juni Pratama, membenarkan adanya kelalaian petugas dalam pengamanan sehingga Y berhasil melarikan diri.
"Mohon maaf teman-teman media dan juga masyarakat atas kejadian ini. Karena kelalaian dari rekan-rekan petugas," ujar Ariya saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).
Tim dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM langsung turun tangan guna memeriksa seluruh personel yang berjaga saat hari kejadian itu.
"Dengan kejadian itu, kemarin dari tim kantor wilayah juga sudah turun melakukan pemeriksaan. Sudah dilakukan tindakan, sudah dilakukan pemeriksaan, tinggal menunggu hasilnya," kata Ariya.
Baca juga: Rumah Tahanan Militer Dan Jejak Terowongan Misterius Madiun Bakal Jadi Destinasi Heritage
Ulah nekat itu membuat Y yang baru menjalani satu tahun masa hukuman dipastikan kehilangan hak-haknya sebagai warga binaan.
"Dipastikan tidak akan dapat remisi dan kemungkinan akan dipindah ke lapas lain," tegas Ariya.