TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama aktor Emir Mahira tentu sudah tidak asing lagi di industri perfilman Tanah Air.
Ia memulai debut aktingnya pada 2009 melalui film layar lebar populer Garuda di Dadaku.
Dalam film garapan sutradara Ifa Isfansyah tersebut, ia sukses mencuri perhatian lewat perannya sebagai karakter utama bernama Bayu Purnomojati.
Kini di 2026, Emir Mahira masih aktif sebagai aktor, bahkan semakin banyak film yang ia bintangi.
Baca juga: Belum Berencana Menikah, Emir Mahira Masih Persiapkan Mental dan Finansial
Menariknya, Emir mengungkapkan menjadi aktor dewasa terasa sangat berbeda jika dibandingkan dengan pengalamannya saat masih menjadi aktor cilik dahulu.
Saat beranjak dewasa, Emir mengaku memerankan karakter tidak hanya sekadar bisa akting.
Lebih dari itu, ia harus belajar memisahkan dirinya yang asli dengan seluk-beluk karakter yang dimainkan.
"Kalau melihat aktor seumur-umur aku sekarang, kita kan mungkin ada proses mendewasakan dan pembelajaran di mana kita baca naskah, tahu untuk mencari apa, karakternya apa, motivasinya apa," kata Emir Mahira di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).
Sebaliknya, saat masih kecil dulu, Emir Mahira mengaku hanya sekadar berakting tanpa melakukan pendalaman karakter yang terlalu muluk-muluk.
Semua yang dilakukannya di depan kamera murni berdasarkan arahan dari sutradara.
"Di mana masih ada kepolosan, di mana menjalankan karakternya itu dengan penuh keikhlasan," ujar Emir Mahira.
Kemampuan akting Emir Mahira memang tidak perlu diragukan lagi. Ia bahkan pernah memenangkan Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) pada tahun 2011 silam.
Penghargaan bergengsi tersebut ia dapatkan berkat akting memukaunya sebagai Aldo dalam film Rumah Tanpa Jendela.
Meski kini kariernya kembali moncer sebagai aktor, Emir Mahira ternyata sempat vakum dari dunia akting selama kurang lebih sembilan tahun.
Ia memilih meninggalkan industri hiburan demi fokus menyelesaikan studinya di luar negeri.
Diketahui, setelah lulus kelas 2 SMP, Emir pindah ke Singapura. Ia kemudian melanjutkan pendidikan SMA di Malaysia, hingga akhirnya menempuh kuliah jurusan Marketing di University of British Columbia (UBC), Kanada.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Emir Mahira memutuskan kembali ke dunia akting pada 2021.
Kembalinya sang aktor ke layar lebar ditandai lewat perannya dalam film horor berjudul Kalian Pantas Mati yang rilis pada 2022 lalu.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)