TRIBUNMANADO.CO.ID - Realisasi Dana Desa di Sulawesi Utara di tengah tahun 2026 melebihi target yang ada.
Berdasarkan data pada Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Utara, realisasi Dana Desa di Sulut mencapai Rp 274 miliar.
"Realisasi ini sudah 68 persen dari pagu Dana Desa tahun ini Rp 402,49 miliar," kata Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Utara, Wahyu Prihantoro dalam diskusi informal bersama media di Manado, Selasa 7 Juli 2026 sore.
Dijelaskannya, total penerima Dana Desa di Sulawesi Utara sebanyak 1.507 desa.
Terdapat pengecualian, dua desa yang belum tersalurkan yakni Desa Laingpatehi dan Pumpente di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Dua desa ini berada di kaki Gunung Ruang dan tak lagi eksis menyusul bencana erupsi tahun 2024 lalu. Adapun warga kedua desa ini telah direlokasi ke Modisi, Bolaang Mongondow Selatan.
Penyaluran Dana Desa tahap I telah dilaksanakan paling lambat 15 Juni. Sementara tahap II agendanya di akhir tahun.
Terkait itu, dijelaskan Wahyu, mekanisme Dana Desa tahun ini berbeda dari sebelumnya. Di mana, sebagian peruntukan Dana Desa untuk pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Secara nasional, alokasi Dana Desa KDMP ini diatur oleh Pemerintah Pusat dengan anggaran sedikitnya Rp 30 triliun untuk seluruh desa di Indonesia
Dijelaskan, Dana Desa KDMP nantinya diserahkan ke Desa dalam bentuk aset koperasi ke masing-masing desa.
"Terkait mekanismenya, penyalurannya memang kami masih perlu koordinasi ke pusat. Apakah nanti saat koperasinya sudah berjalan, atau lainnya, kita harus tanyakan dulu," ujar Wahyu.
Sebagai pembanding, pagu Dana Desa di Sulawesi Utara tahun 2025 tercatat sebesar Rp 1,11 triliun dengan penerima 1.507 desa.
Artinya, pagu Dana Desa tahun ini berkurang separuh lebih dibanding yang teranggarkan di APBN tahun 2025. (ndo)
Baca juga: Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Cindy Wurangian Soroti Ratusan Miliar Anggaran Tidak Terserap
(TribunManado.co.id)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini