Cristiano Ronaldo selalu dikenal sebagai sosok yang gemar tampil di bawah sorotan lampu stadion, namun masa depannya bisa jadi akan bersinar di bawah lampu yang lebih terang di Hollywood. Menurut mantan pemain internasional Prancis, Emmanuel Petit, bintang asal Portugal itu memiliki kualitas unik yang tidak dimiliki oleh rival abadinya, Lionel Messi.
Ronaldo didukung untuk menjadi bintang film
Dalam wawancara terbaru dengan Jackpot City Casino, Petit menyatakan bahwa Ronaldo sangat cocok untuk berkarier di industri perfilman setelah gantung sepatu. Pemenang Piala Dunia 1998 itu meyakini bahwa kecintaan Ronaldo terhadap sorotan publik menjadikannya kandidat utama untuk terjun ke dunia hiburan, jalur yang menurutnya tidak semua legenda sepak bola bisa tempuh.
Petit menjelaskan alasannya dengan membandingkan kepribadian dua pemain terbesar dalam generasi mereka. Ia mengatakan, "Seorang aktor Hollywood? Ronaldo bisa melakukan apa pun yang ia mau. Situasinya sangat berbeda untuk Lionel Messi. Saya tidak melihat Messi masuk ke dunia hiburan, ia tidak suka berbicara atau menjawab pertanyaan. Ia menjauh dari sorotan, sementara Ronaldo sangat menikmati perhatian publik. Saya pikir Ronaldo bisa menjadi aktor, tentu saja. Tapi Messi, saya tidak bisa membayangkannya," ujar Petit.
Jalur berbeda bagi dua rival GOAT
Messi selama ini dikenal lebih pendiam dan membiarkan aksinya di lapangan berbicara, sementara Ronaldo membangun citra global yang sangat bergantung pada kepribadian publik dan daya tarik komersialnya. Perbedaan karakter inilah yang membuat Petit percaya bahwa penyerang Al-Nassr itu akan berkembang pesat di Los Angeles, sementara bintang Inter Miami kemungkinan akan menghindari tekanan dunia perfilman dan kegiatan promosi media.
Ronaldo tetap menjadi pusat perhatian meskipun karier bermainnya mendekati akhir. Setelah kekalahan menyakitkan 1-0 dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026, pemain berusia 41 tahun itu terlihat meneteskan air mata. Namun, pernyataannya seusai pertandingan menunjukkan bahwa ia masih menghargai besarnya panggung sepak bola, walaupun kini sedang menimbang langkah berikutnya.
Kekhawatiran terhadap masa depan Piala Dunia
Selain membahas kemungkinan Ronaldo berkarier di dunia akting, Petit juga menyampaikan kekhawatiran terhadap infrastruktur sepak bola internasional. Ia mempertanyakan keberlanjutan sistem rotasi tuan rumah Piala Dunia, terutama setelah turnamen 2034 yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi. Petit mengaku ragu terhadap upaya FIFA untuk memperluas jangkauan sepak bola ke pasar baru yang belum memiliki tradisi kuat dalam olahraga tersebut.
Ia bertanya, "Masalah terbesar sekarang adalah siapa yang akan menyelenggarakan Piala Dunia setelah Arab Saudi? Siapa yang punya dana untuk menyelenggarakan itu dan menggunakan uang publik? FIFA berusaha keras meyakinkan India dan Tiongkok agar bergabung dalam industri sepak bola, tapi itu bukan bagian dari budaya mereka. Kriket adalah olahraga paling populer di India, dan sepak bola tidak pernah benar-benar berhasil di sana. Di Tiongkok, para pemain jarang bermain di luar negeri. Ini pertanyaan utama—apa yang akan terjadi setelah tahun 2034."
Tirai terakhir bagi CR7?
Apakah Ronaldo akan melangkah ke Hollywood atau tetap di dunia sepak bola, kehadirannya selalu menjadi bahan perdebatan. Beberapa pihak bahkan berspekulasi bahwa ia bisa tetap terlibat di sepak bola dengan menjadi pelatih. Setelah Roberto Martinez meninggalkan jabatannya, pengamat seperti Jeff Stelling sempat bercanda bahwa Ronaldo bisa menurunkan dirinya sendiri di setiap pertandingan jika ia menjadi pelatih timnas Portugal.
Untuk saat ini, sang legenda sedang menikmati waktu bersama keluarganya. Setelah menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 adalah turnamen terakhirnya, berbagai pilihan kini terbuka bagi pria yang telah meraih lima penghargaan Ballon d'Or tersebut.