“Kita dorong harga terus mengalami kenaikan seperti sebelumnya sempat bertahan Rp 3.000 per Kg." Bustami, Kepala Dinas Perkebunan Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani Kabupaten Aceh Singkil, terus menunjukan tren kenaikan. Awal pekan ini, harga kelapa sawit Rp 2.650 per Kg, naik Rp 50 dari harga sebelumnya Rp 2.600 per Kg.
Harga tersebut mulai berlaku pada Selasa (7/7/2026). Sementara jika pengepul menjemput ke kebun petani, harganya Rp 2.600 per Kg. Harga di atas berlaku untuk kelapa sawit dengan berat janjang rata-rata (BJR) 10 Kg.
Anto, pengepul sawit UD Ram Alwi Hutabarat di kawasan Gosong Telaga Barat mengingatkan petani, bahwa buah sawit yang dipanen dalam kondisi matang sempurna.
"Tidak menerima buah sawit mengkal, mentah, kuning pucat, busuk, jangkos dan buah kecil BJR dibawah 10 Kg. Harus sesuai dengan SOP pabrik, wajib merah merata," katanya.
Sementara harga TBS kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya pada pekan ini masih bertahan Rp 2.830 per Kg. "Sudah 2 pekan ini harga bertahan,” kata Kepala Dinas Perkebunan Nagan Raya, Bustami menjawab Serambi, Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Nagan Raya pada Selasa (7/7/2026), di kabupaten tersebut terdapat delapan pabrik kelapa sawit yang menetapkan harga secara bervariasi.
Sementara tiga perusahaan lainnya selama ini memang tidak membeli sawit warga karena memiliki kebun sendiri. “Kita dorong harga terus mengalami kenaikan seperti sebelumnya sempat bertahan Rp 3.000 per Kg," harap Bustami.
Adapun harga di masing-masing perusahaan pada pekan ini yakni PT Fajar Baizuri Brother (FBB) Rp 2.830 per Kg, PT Ensem Lestari Rp 2.730 per Kg, PT Sawit Nagan Raya Makmur (SNRM) Rp 2.750 per Kg, PT Beurata Subur Persada (BSP) Rp 2.750 per Kg.
Lalu, PT Ujong Neubok Dalam (UND) Rp 2.750 per Kg, PT Kharisma Iskandar Muda (KIM) Rp 2.750 per Kg, PT Raja Marga Rp 2.760 per Kg dan PT Surya Panen Subur (SPS) 2 Rp 2.780 per Kg.(de/riz)