POSBELITUNG.CO -- Isu penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.
Dody Hanggodo diisukan membawa istri dan anaknya, Irma Hermawati dan Aurellia Tsabitha Meidirama ke Amerika Serikat dalam perjalanan dinas.
Namun hal tersebut langsung dibantah oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto.
Berdasarkan keterangan Apri Artoto, biaya yang digunakan oleh keluarga Menteri PU Dody Hanggodo adalah dana pribadi.
Sehingga tidak benar narasi yang beredar menyebut jika istri dan anak Dody Hanggodo ikut ke Amerika Serikat menggunakan APBN.
Adapun isu ini mencuat setelah ramai di media sosial unggahan potongan gambar surat dinas Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ke Amerika Serikat.
Baca juga: Biodata Dewi Wulan Sari, Mantan Model Laporkan Lisa Mariana Kasus Dugaan Penipuan, Sempat Somasi
Nama istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, Irma Hermawati dan Aurellia Tsabitha Meidirama yang juga tertera dalam surat tersebut.
Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto.
"Perlu saya tegaskan di sini, untuk pembiayaan terhadap keluarga, itu tidak akan menggunakan dana APBN. Kalau memang terjadi ada pemberangkatan dari anggota keluarga, maka pembiayaan akan menggunakan dana pribadi," kata Apri di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).
Terkait nama Irma Hermawati yang tertulis menggunakan paspor diplomatik, Apri mengatakan bahwa aturan memperbolehkan istri pejabat menerima kemudahan itu.
"Secara aturan, spouse dari pejabat yang dinas itu boleh menggunakan paspor diplomatik mengikuti suami," ungkapnya.
Namun, Apri kembali menegaskan bahwa tidak ada uang negara yang berasal dari pajak masyarakat yang digunakan untuk hal itu.
"Enggak pakai APBN," ucapnya.
Dody Hanggodo merupakan seorang insinyur dan pengusaha Indonesia kelahiran Mojokerto, Jawa Timur pada 7 Februari 1966. Usianya saat 60 tahun.
Ia dilantik menjadi Menteri Pekerjaan Umum dalam Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.
Dody Hanggodo merupakan ayah dari Aushaf Fajr Herdiansyah, seorang tokoh HIPMI Jawa Timur yang sempat mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Nganjuk dalam Pemilihan Bupati Nganjuk 2024.
Dody menghabiskan masa kecilnya dan menyelesaikan pendidikan dasar di SD Rajawali Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kemudian ia pindah ke Temanggung, Jawa Tengah untuk melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 2 Temanggung.
Selanjutnya, Dody menempuh studi di SMA Kolese De Britto Yogyakarta.
Setelah lulus SMA, Dody melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Ia kemudian dinyatakan lulus dari Kampus Ganesha pada 1989 dengan gelar Sarjana Teknik Perminyakan.
Tiga tahun kemudian, ia berhasil meraih gelar Magister di bidang Petroleum Engineering dari University of Tulsa, Oklahuma, Amerika Serikat, 1992.
Baca juga: Biodata Felicya Angelista, Bantah Tudingan Operasi Plastik, Ungkap Alasan Hidung Mancung
Karier profesionalnya dimulai di industri perminyakan sebagai Petroleum Engineer di ASAMERA Oil Co. pada 1989-1990.
Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Oil Field Production Supervisor hingga 1995.
Dody juga pernah berkecimpung di sektor perbankan.
Pada 1993-1998, ia menjadi Assistant Vice President di Citibank N.A.
Ia kemudian menduduki kursi General Manager di Fajrindo Group pada 1999-2000.
Setelah itu, Dody memegang posisi sebagai Business Development Manager di dua perusahan.
Dua perusahaan itu yakni PT Tri Usaha Bhakti pada 2002-2004 dan PT Wahana Krida Mandiri pada 2004-2006.
Dirinya juga pernah menjabat sebagai Manager Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Nanggroe Aceh Darussalam-Nias Regional IV pada 2006-2007.
Karier Dody terus menanjak. Ia dipercaya mengisi kursi Executive Vice President Marketing & Business Development PT Dual Samudera Perkasa pada 2007-2011.
Selanjutnya, ia menjabat sebagai Director Commercial & Business Development di PT Indika Indonesia Resources pada 2011-2015.
Dody lantas berkarier sebagai Konsultan bisnis di PT Baramega Citra Mulia Persana, perusahaan pertambangan batubara.
Lalu, di PT Prima Alam Gemilang, perusahaan yang bergerak di industri gula.
Dirinya juga pernah menduduki posisi Komisaris di PT Pradiksi Gunatama Tbk, Kalimantan Timur pada 201702018.
Setelahnya, menjabat sebagai Komisari PT Senabangun Anekapertiwi, 2019-2020.
Ia kemudian dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pekerjaan umum pada 21 Oktober 2024.
Sejak menduduki jabatan di pemerintahan, Dody resmi terjun ke dunia politik dengan bergabung Partai Demokrat.
Ia dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demoktrat periode 2025-2030.
Di sisi lain, Dody juga terpilih menjadi Dewan Pembina Persatuan Insiyur Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dipisah, menjadi Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Pengumuman yang dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta pada Minggu (20/10/2024) tersebut menginformasikan bahwa posisi Menteri Pekerjaan Umum saat ini diisi oleh Dody Hanggodo.
"Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum," ucap Prabowo dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV.
Ada pun selama 10 tahun terakhir, jabatan Menteri PUPR merupakan milik Basuki Hadimuljono yang memang merupakan birokrat kementerian bidang infrastruktur tersebut dan telah berkarier di dalamnya selama total 45 tahun.
(Posbelitung.co/Kompas.com/Tribunnews.com)