Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Tim sepak bola usia dini Sport United Poboya U-11 asal Kota Palu kembali mengharumkan nama Sulawesi Tengah setelah menjuarai Piala Anak Indonesia Super Cup 2026 yang berlangsung di Depok, Jawa Barat.
Setelah tiba di Kota Palu, para pemain cilik disambut haru oleh keluarga dan kerabat di Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Rabu (8/7/2026) pagi.
Mereka tiba dengan membawa trofi juara dan medali yang masih menggantung di leher usai menuntaskan perjuangan di turnamen tingkat nasional tersebut.
Sport United Poboya U-11 memastikan gelar juara setelah menaklukkan Serang FC asal Banten melalui drama adu penalti pada partai final. Turnamen itu diikuti 16 tim dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain membawa pulang trofi juara, salah satu pemain Sport United Poboya juga berhasil meraih predikat pencetak gol terbanyak atau top skor sepanjang turnamen.
Pendiri Sport United Poboya, Muhammad Migdat, mengaku bangga atas pencapaian para pemain yang sukses mewakili Sulawesi Tengah di ajang nasional.
Baca juga: Sulawesi Tengah Diguncang Empat Gempa Beruntun Rabu 8 Juli 2026, Terbesar M 4,3 di Morowali Utara
"Alhamdulillah, kemarin anak-anak Poboya mewakili Sulawesi Tengah mengikuti Piala Anak Indonesia dan berhasil meraih juara satu. Kami merasa bangga dengan prestasi anak-anak," ujarnya.
Ia mengatakan Sport United Poboya baru berdiri sekitar satu tahun dan dibentuk sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat di dunia sepak bola.
"Kami berharap ke depannya anak-anak lebih giat berlatih agar bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi," katanya.
Keberhasilan tersebut juga mendapat perhatian dari PT PSM yang memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan tim.
Direktur PT PSM, Muzdalifa, mengatakan pihaknya akan menjadi sponsor utama sekaligus menaungi pembinaan Sport United Poboya ke depan.
"Ke depannya insya Allah mereka akan kami naungi. Semua akan dikontrak, termasuk pembinaan dan klub-klubnya berada di bawah naungan kami," ujarnya.
Baca juga: Tewaskan Warga Momunu Buol, 2 Pelaku Perampokan Diringkus Polisi
Menurutnya, pencapaian tim yang baru berusia sekitar satu tahun itu merupakan prestasi luar biasa.
"Alhamdulillah, bagus. Pokoknya hebat. Mulai dari coach sampai pemain semuanya tampil terbaik," katanya.
Sementara itu, pelatih Sport United Poboya U-11, Abdul Rahman Alhasni, mengungkapkan kunci keberhasilan timnya terletak pada pembinaan yang mengedepankan kegembiraan bermain dan semangat pantang menyerah.
Ia mengaku para pemain tetap percaya diri meski menghadapi lawan-lawan yang memiliki postur tubuh lebih besar, terutama dari Pulau Jawa.
"Yang pertama bagaimana anak-anak senang dulu bermain. Mereka bermain dengan semangat dan tidak pernah menyerah, walaupun secara postur kami lebih kecil dibanding tim-tim dari Pulau Jawa," ujarnya.
Baca juga: Wabup Poso Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan
Menurut Abdul Rahman, dukungan dari berbagai pihak, termasuk PT CPM dan PT PSM, menjadi motivasi besar bagi para pemain untuk tampil maksimal selama turnamen.
Ia juga menegaskan Sport United Poboya tidak berjalan sendiri dalam melakukan pembinaan, melainkan melibatkan sejumlah sekolah sepak bola (SSB) di Kota Palu.
"Semua ini andil SSB yang ada di Kota Palu. Jadi bukan hanya Sport United Poboya, tetapi SSB lain juga ikut berkontribusi dalam kegiatan ini," katanya.
Ke depan, Sport United Poboya U-11 telah menargetkan tampil pada Indonesia Timur Championship (ITC) yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.
Apabila berhasil menjadi juara pada ajang tersebut, tim asal Kota Palu itu akan mewakili Indonesia dalam turnamen sepak bola usia dini tingkat internasional di Malaysia. (*)