TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Terungkap deretan fakta terkait kecelakaan tunggal yang dialami pengemudi Supercar McLaren hingga mobilnya terbelah menjadi dua.
Kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ternyata baru dimiliki sekitar tiga bulan oleh pengemudinya.
Mobil tersebut mengalami kerusakan parah setelah ban belakang diduga kehilangan traksi sehingga kendaraan menghantam pagar, tiang telepon, dan tiang listrik di Jalan Raya Sukoharjo-Solo.
Lokasi kecelakaan berada tepat di depan RM Pak Cipto, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Rabu (8/7/2026) dini hari.
Kasat Lantas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian Herlinanda mengatakan, McLaren yang terlibat kecelakaan merupakan produksi tahun 2023.
Ia menegaskan, mobil tersebut telah terdaftar di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sukoharjo.
"Ya, jadi mobil ini memang baru dibeli. Keluaran tahun 2023 dan sudah terdaftar di Samsat Sukoharjo," kata Ardian, dilansir dari TribunSolo, Rabu (8/7/2026).
Ardian menjelaskan McLaren yang mengalami kecelakaan bukan kendaraan bekas meski diproduksi pada 2023.
Mobil itu didatangkan dalam kondisi baru sebelum akhirnya diregistrasi di Kabupaten Sukoharjo.
"Artinya bukan beli second hand. Kendaraan baru, tetapi memang keluaran tahun 2023," jelasnya.
Polisi memperkirakan, pengemudi baru menggunakan mobil tersebut sekitar tiga bulan sebelum kecelakaan terjadi.
"Kalau lama kepemilikannya, kemungkinan sekitar tiga bulan," ujarnya.
Baca juga: Penyebab Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Kebon Pedes Bogor, Berawal Mobil Brio Seruduk Antrean
Ardian menerangkan, mobil McLaren bernomor polisi B-331 yang terbelah menjadi dua di Sukoharjo dikemudikan oleh kreator konten Andra ST.
Di dalam kendaraan juga terdapat Robby Adek Pantjoro, warga Jakarta Timur, yang menjadi penumpang.
Keduanya dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan meski kondisi mobil rusak parah hingga bodinya terbelah menjadi dua bagian.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan, mobil melaju dari arah Sukoharjo menuju Solo sebelum kehilangan kendali di lokasi kejadian sekitar pukul 01.45 WIB.
"Semula kendaraan McLaren berjalan dari arah selatan ke arah utara. Sampai di TKP, pengemudi diduga kurang konsentrasi saat berkendara sehingga oleng ke kiri," ujar Ardian, dilansir dari Kompas.com, Rabu.
Mobil kemudian menghantam pagar, tiang telepon, dan tiang listrik secara beruntun.
Benturan keras membuat bodi kendaraan terbelah menjadi dua, sementara bagian depannya terus meluncur hingga menabrak beton pembatas jalan.
Ardian juga menyebut aki kendaraan terlepas akibat benturan dan menghantam pintu kaca Indomaret yang berada di sebelah timur RM Pak Cipto hingga pecah.
"Kemudian oleng ke kiri berhenti di atas trotoar selanjutnya aki kendaraan McLaren terlempar mengenai pintu kaca Indomaret, maka terjadilah laka lantas tunggal," katanya.
Polisi memastikan tidak ada kendaraan lain maupun pejalan kaki yang terlibat sehingga insiden tersebut dinyatakan sebagai kecelakaan tunggal akibat kelalaian saat berkendara.
Setelah mengalami kecelakaan, Andra ST langsung dilarikan ke RS Indriati Solo Baru, Grogol, Sukoharjo.
Melalui akun Instagram pribadinya @andrastyt_, ia menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi.
Ia menjelaskan, kecelakaan disebabkan oleh traksi ban belakang sehingga mobil kehilangan kendali.
Selain itu, Andra memastikan kondisinya baik-baik saja meski membutuhkan waktu untuk pemulihan.
"Dan untuk kondisi kita sama-sama aman. Kita habis nonton bola tadi live streaming juga," ujarnya.
"Terus selesai itu memang pengen jalan-jalan aja, tidak dalam kondisi mabuk atau apa pun itu. Masih sadarkan diri, alhamdulillah," tambahnya.
Sumber: Kompas.com