Diplomasi beralih ke lapangan sepak bola ketika Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre saling melempar candaan ramah menjelang pertemuan perempat final Piala Dunia FIFA antara negara mereka. Kedua pemimpin itu berpose mengenakan jersey tim nasional masing-masing saat bertemu di sela-sela KTT NATO di Turki.
Pertukaran santai tersebut dengan cepat menarik perhatian para penggemar sepak bola. Dalam momen itu, Støre terlihat menirukan selebrasi 'Raungan' khas Norwegia yang kini menjadi simbol perjalanan luar biasa tim Skandinavia itu hingga mencapai delapan besar.
Inggris dan Norwegia dijadwalkan bertemu dalam laga perempat final Piala Dunia FIFA di Miami pada 11 Juli, dengan tiket semifinal menjadi taruhannya.
Para Perdana Menteri menghidupkan kembali rivalitas historis mereka melalui canda seputar sepak bola. Berdiri berdampingan dengan mengenakan jersey Inggris dan Norwegia, kedua pemimpin itu memadukan politik dengan sejarah sepak bola saat membicarakan laga besar yang akan datang.
Dalam kesempatan tersebut, Støre mengingatkan Starmer tentang salah satu momen paling terkenal dalam sejarah sepak bola Norwegia. Ia berkata, “Boleh saya katakan, sekitar 45 tahun lalu, Norwegia bermain melawan Inggris dalam babak kualifikasi dan kami menang. Komentator radio saat itu berkata, ‘Maggie Thatcher, bisakah Anda mendengar saya? Anak-anak Anda mendapat pelajaran berat.’”
Pemimpin Norwegia itu juga mengingatkan agar Inggris tidak meremehkan timnya, yang menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen setelah menyingkirkan juara lima kali, Brasil.
Namun, Starmer sudah menyiapkan balasan cerdas. Ia menjawab, “Ya, tapi yang Anda lupakan adalah bahwa Inggris hanya memenangkan Piala Dunia di bawah pemerintahan Partai Buruh – tahun 1966. Jadi, kali ini giliran kami.”
Tidak mau kalah, Støre menutup percakapan dengan senyum sambil berkata, “Tunggu saja dan lihat. Ini akan menjadi pertandingan yang hebat. Senang bertemu dengan Anda.”
Pertukaran ringan ini mencerminkan meningkatnya antusiasme terhadap laga perempat final yang sebelumnya tak banyak diprediksi. Norwegia mengejutkan dunia sepak bola dengan kemenangan 2-1 atas kekuatan besar Brasil di babak 16 besar, melanjutkan kisah underdog paling mengesankan di Piala Dunia FIFA 2026.
Sementara itu, Inggris berhasil lolos setelah melalui ujian berat melawan tuan rumah bersama, Meksiko, dengan kemenangan 3-2 dalam laga penuh drama untuk memastikan tempat di perempat final.
Ketika kedua pemimpin politik saling bertukar canda dan senyum di Istanbul, kedua tim kini mengalihkan fokus mereka ke Miami, di mana canda tersebut akan berganti menjadi pertarungan sepak bola penuh gengsi.