Dampak Angin Kencang, Pesawat Gagal Mendarat di Bandara H Hasan Aroeboesman Ende
Eflin Rote July 08, 2026 04:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE – Sebuah pesawat yang melayani rute Kupang–Ende–Labuan Bajo gagal mendarat di Bandara H Hasan Aroeboesman Ende pada Rabu (8/7/2026) pagi akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Akibatnya pesawat dari Kupang yang seharusnya transit di Bandara H Hasan Aroeboesman Ende, langsung menuju Labuan Bajo.

Kepala Bandara H Hasan Aroeboesman Ende, Haryanto, mengatakan gangguan penerbangan yang terjadi bukan disebabkan oleh dampak erupsi gunung api, melainkan faktor cuaca.

Meski demikian Ia menegaskan, hingga saat ini operasional penerbangan di Bandara H Hasan Aroeboesman Ende masih berjalan normal dan aman.

Baca juga: TPDI NTT Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Korupsi Dana DAK, DAU dan DAU SG di Kejari Ende

"Dampak erupsi untuk penerbangan di Ende masih aman dan normal operation,  akan tetapi pengaruh angin kencang di Ende jadi untuk penerbangan pagi tadi dari Kupang ke Ende langsung ke Labuan Bajo," kata Haryanto, Rabu (8/7/2026) siang.

Ia mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan maskapai serta pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.

Hingga saat ini, operasional Bandara H Hasan Aroeboesman Ende tetap berlangsung normal. 

Meski demikian, kondisi cuaca, khususnya angin kencang, masih menjadi perhatian pihak bandara karena dapat memengaruhi proses lepas landas maupun pendaratan pesawat. (bet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.