TRIBUNMANADO.CO.ID - Berdasarkan data terbaru sejak tahun 2025 hingga Juli 2026, tercatat ada ratusan warga Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara, yang aktif mencari lapangan pekerjaan.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Kotamobagu, Sofian Baolu.
Menurutnya, indikasi banyaknya pencari nafkah baru ini terlihat dari tingginya aktivitas pembuatan kartu tanda bukti pendaftaran pencari kerja.
"Ada ratusan, data ini kami kumpulkan dari jumlah permintaan pengurusan AK 1 atau kartu kuning," ucapnya via WatsApp Selasa (08/07/2026).
Sofian menjelaskan bahwa dokumen tersebut menjadi hal penting karena sering kali menjadi regulasi wajib bagi perusahaan dalam menyaring calon karyawan.
"Kartu kuning ini jadi salah satu syaratnya," ucapnya.
Jika dibedah secara rinci, akumulasi pencari kerja dalam periode 1,5 tahun terakhir ini telah mencapai angka 407 orang.
Mayoritas pemohon mendaftarkan diri pada tahun lalu, sementara sisanya terus bertambah hingga pertengahan tahun ini.
"Rinciannya tahun 2025 ada 309 pencari kerja dan tahun 2026 sekarang ada 98 pencari kerja," jelasnya.
Meski mengantongi basis data jumlah pemohon yang cukup besar, pihak Disnaker Kotamobagu sejauh ini belum bisa memetakan destinasi akhir para pencari kerja tersebut, apakah mereka terserap di pasar kerja lokal atau memilih merantau ke luar daerah.
"Itu keseluruhannya, soal berapa yang akan keluar Sulut dan di dalam kami tidak punya data itu," tandasnya.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini