Ada Baju Over Size dan Dasi Kepanjangan, Disdik Siak Lakukan Penggantian
Firmauli Sihaloho July 09, 2026 09:29 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seragam sekolah gratis yang dibagikan Dinas Pendidikan (Disdik) Siak kepada peserta didik tidak selamanya sempurna. Ada baju yang over size dan dasi kepanjangan. 

“Hal itu diketahui setelah seragam dibagikan kepada siswa, sehingga kami mengambil tanggung jawab untuk menggantinya,” kata Dinas Pendidikan Siak, Romy Lesmana Dermawan, Rabu (8/7/2026).

Ia memastikan keluhan terkait seragam gratis yang kedodoran atau oversize dan dasi yang kepanjangan bagi sebagian siswa baru telah dituntaskan. Pihak penyedia langsung bergerak cepat mengganti pakaian tersebut agar nyaman dikenakan saat bersekolah.

Menurutnya, hal itu wajar terjadi dalam distribusi skala besar, namun respons cepat telah diambil untuk meminimalisir kendala bagi para siswa.

"Kemarin memang ada satu keluhan soal ukuran yang oversize. Tapi setelah dicek kembali oleh tim, ternyata ukurannya masih agak kecil untuk anak yang bersangkutan atau kurang pas, dan saat ini sudah langsung diganti dengan ukuran yang sesuai," ujar Romy. 

Tidak hanya masalah baju yang kelapangan, Romy juga mengakui adanya laporan mengenai atribut penunjang seragam sekolah yang kurang proporsional. Salah satunya adalah ukuran dasi yang dirasa terlalu panjang untuk anak usia sekolah dasar.

"Ada juga laporan dasi yang kepanjangan, tapi itu pun sudah diperbaiki oleh pihak penyedia. Sampai saat ini, komplain lain belum ada nampaknya, semua berjalan relatif aman dan kondusif," tambahnya.

Baca juga: Hari Ini Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid, PKB Riau Minta JPU Profesional

Baca juga: Semua Penyedia Layanan Internet di Pekanbaru Diminta Ikut Penertiban Kabel FO Ilegal

Program seragam gratis ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Siak untuk meringankan beban orang tua murid di tahun ajaran baru. Secara total, jumlah seragam gratis yang sudah berhasil dibagikan kepada para siswa mencapai 24.680 stel.

Romy menjelaskan bahwa setiap siswa baru menerima 2 stel pakaian seragam gratis untuk mendukung aktivitas belajar mereka. 

“Setiap siswa menerima 2 stel pakaian seragam, yaitu pakaian seragam nasional (merah-putih untuk SD dan biru-putih untuk SMP) serta seragam pramuka," jelasnya.

Berdasarkan data dari Disdik Siak, penerima manfaat program ini tersebar di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Untuk jenjang SD, tercatat sebanyak 6.444 siswa yang menerima bantuan, sementara untuk jenjang SMP mencapai 5.896 siswa.

Untuk menyukseskan program ini, Pemerintah Kabupaten Siak mengucurkan anggaran yang tidak sedikit. Seluruh pengadaan seragam gratis ini bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak.

Terkait proses pengadaan dan penyaluran, Disdik Siak menerapkan aturan yang ketat kepada pihak ketiga. Kontrak dengan penyedia disepakati selama 60 hari kalender, dan proses pendistribusian pakaian seragam tersebut sudah dilaksanakan sejak bulan Mei lalu.

Program jaminan pendidikan ini menjangkau ratusan sekolah negeri yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Siak. Secara rinci, seragam dibagikan ke 209 Sekolah Dasar (SD) Negeri dan 84 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.

Romy berharap dengan disalurkannya seragam gratis ini, tidak ada lagi anak di Kabupaten Siak yang putus sekolah karena kendala biaya perlengkapan. Ia juga meminta pihak sekolah tetap aktif melaporkan jika masih ditemukan kendala teknis terkait seragam siswa di lapangan. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.