Hendak Dahului Truk, Pemotor Tabrak Bus Pariwisata di Jalur Denpasar-Gilimanuk, KM Tewas di TKP 
Ida Ayu Suryantini Putri July 09, 2026 11:03 AM

 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Lakalantas di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana kembali menelan korban jiwa.

Seorang pria muda berusia 19 tahun tewas usai terlibat laka dengan bus pariwisata.

Diduga, pengendara motor tersebut mengalami lakalantas usai lewat batas tengah jalan raya. 

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi Kilometer 89-90 di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana sekitar pukul 02.00 WITA, Rabu 8 Juli 2026.

Baca juga: NMAX Baru Masuk Kolong Pikap, Kecelakaan Beruntun Libatkan Empat Kendaraan di Tampaksiring

Kecelakaan melibatkan satu sepeda motor matik DK 3976 ZQ yang dikemudikan KM (19) asal Jembrana dan bus bernomor polisi AD 7152 OD yang dikemudikan NA (36). 

Bermula dari sepeda motor yang bergerak dari arah timur menuju barat atau dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.

Sebelum tiba di TKP, sepeda motor hendak mendahului kendaraan truk di depannya.

Tak disangka, di saat bersamaan bus yang bergerak dari arah berlawanan (Gilimanuk menuju Denpasar) datang sehingga kecelakaan tak terhindarkan. Mengingat jaraknya yang begitu dekat. 

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Di Denpasar Bali, Korban Tewas Karena Blind Spot Truk

Kecelakaan tersebut menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian.

Selain itu bagian depan sepeda motor patah dan ringsek. Sementara itu kendaraan bus mengalami kerusakan pada bemper depan kiri dan kaca depan retak-retak.

"Satu orang pemotor meninggal dunia usai kejadian," kata Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta saat dikonfirmasi, Kamis 9 Juli 2026. 

Dia menyebutkan, saat kejadian pengendara motor diduga kurang hati-hati saat berkendara. Selain itu juga tidak mengenakan helm. Sehingga kondisi tersebut memperparah risiko kecelakaan.

"Kami imbau agar seluruh masyarakat tetap mematuhi arus lalulintas yang berlaku. Kemudian khusus untuk pengendara yang hendak mendahului kendaraan lain agar memperhatikan kondisi lalulintas untuk mengantisipasi hal yang serupa terulang kembali," imbaunya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.