SRIPOKU.COM - Memasuki tahun ajaran baru, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum penting bagi sekolah untuk menyambut peserta didik baru.
Sejalan dengan konsep MPLS Ramah 2026, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah kini lebih menekankan suasana yang aman, menyenangkan, inklusif, serta bebas dari praktik perpeloncoan.
Salah satu cara yang dapat diterapkan guru adalah menghadirkan permainan edukatif atau ice breaking yang mampu mencairkan suasana kelas.
Selain membuat siswa lebih nyaman di hari pertama sekolah, berbagai permainan tersebut juga dapat melatih keberanian, membangun kerja sama, hingga membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah dengan cara yang menyenangkan.
Berikut 15 ide permainan yang dapat diterapkan selama pelaksanaan MPLS Ramah 2026.
Baca juga: MPLS SD N 157 Palembang Resmi Ditutup, Siswa Guru dan Orang Tua Kompak Tolak Bullying
Permainan Perkenalan dan Melatih Keberanian
1. Tepuk Komando
Permainan ini melatih fokus dan konsentrasi siswa melalui aba-aba tepukan tangan dengan tempo yang semakin cepat. Selain menyenangkan, aktivitas ini membantu meningkatkan kemampuan anak dalam mengikuti instruksi.
2. Roda Keberanian
Guru menggunakan roda putar atau botol untuk menentukan siswa yang mendapat giliran memperkenalkan diri. Teman-teman lainnya memberikan tepuk tangan sebagai bentuk dukungan sehingga rasa percaya diri peserta didik semakin tumbuh.
3. Bola Nama Ceria
Siswa duduk membentuk lingkaran dan saling melempar bola. Anak yang menerima bola wajib menyebutkan namanya sebelum mengoper bola kepada teman berikutnya.
4. Estafet Nama
Permainan ini hampir serupa dengan Bola Nama Ceria. Bedanya, siswa juga harus menyebutkan nama teman yang sebelumnya melempar bola sehingga proses saling mengenal menjadi lebih cepat.
5. Balon Impian
Peserta didik menuliskan cita-cita mereka pada kertas berbentuk balon, kemudian menceritakannya di depan kelas. Seluruh hasil karya ditempel pada papan impian sebagai motivasi belajar selama satu tahun ajaran.
Permainan Membangun Kerja Sama Tim
6. Kereta Api Persahabatan
Siswa membentuk barisan panjang sambil memegang bahu teman di depannya. Mereka bergerak mengikuti aba-aba guru layaknya rangkaian kereta api sehingga kekompakan kelompok semakin terbangun.
7. Jembatan Kardus
Setiap kelompok diberi beberapa lembar kardus sebagai pijakan. Tantangannya, seluruh anggota harus mencapai garis akhir hanya dengan menginjak kardus yang tersedia.
8. Menara Gelas
Permainan ini mengajak siswa bekerja sama menyusun gelas plastik menjadi menara setinggi mungkin tanpa roboh. Aktivitas tersebut melatih koordinasi, ketelitian, dan kesabaran.
9. Misi Kelompok Hebat
Guru menyiapkan beberapa tantangan dalam bentuk estafet, mulai dari menyusun balok, memindahkan bola menggunakan alas kardus, hingga menyelesaikan puzzle secara berkelompok.
Permainan Melatih Fokus dan Mengenalkan Lingkungan Sekolah
10. Suara Hewan
Setiap siswa memperoleh kartu bergambar hewan dan diminta menirukan suaranya. Mereka kemudian mencari teman yang memiliki suara hewan yang sama sebelum saling berkenalan.
11. Berburu Warna
Guru menyebutkan satu warna tertentu, kemudian siswa mencari benda di sekitar kelas yang memiliki warna tersebut. Permainan ini melatih kecepatan berpikir sekaligus kemampuan mengamati.
12. Bingo Teman Baru
Melalui kartu bingo yang berisi berbagai karakteristik, siswa berkeliling kelas untuk menemukan teman yang sesuai dengan setiap kriteria, seperti memiliki hobi tertentu atau menyukai warna favorit tertentu.
13. Simon Berkata
Permainan klasik ini menguji konsentrasi peserta didik. Siswa hanya boleh mengikuti instruksi apabila guru mengawalinya dengan kalimat "Simon berkata."
14. Tebak Ekspresi
Seorang siswa memperagakan berbagai ekspresi wajah tanpa berbicara, sementara teman-temannya menebak emosi yang sedang ditampilkan.
Permainan ini membantu anak mengenali dan memahami berbagai ekspresi perasaan.
15. Puzzle Sekolah
Guru menyiapkan puzzle bergambar gedung atau fasilitas sekolah.
Siswa menyusunnya secara berkelompok sebagai sarana mengenal lingkungan sekolah sekaligus melatih kemampuan berpikir.
Selama pelaksanaan seluruh permainan, guru dianjurkan memberikan apresiasi kepada setiap peserta didik atas usaha yang mereka lakukan.
Suasana belajar juga dapat dibuat lebih hidup dengan memutar lagu-lagu anak yang ceria agar siswa merasa nyaman dan antusias mengikuti kegiatan.
Melalui konsep MPLS Ramah 2026, sekolah tidak hanya membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan baru, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, keberanian, rasa percaya diri, serta karakter positif sejak hari pertama masuk sekolah.