Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Nasib apes harus dialami oleh seorang oknum pegawai honorer bernama Buyung Tohir Soefi (26). Pemuda asal Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung ini berujung babak belur dihakimi massa.
Baca juga: Terpergok Curi Motor di Hajimena, Oknum Honorer Babak Belur Dihakimi Warga
Bahkan, Buyung sampai harus dilarikan ke rumah sakit, setelah tepergok warga saat menggasak sepeda motor di Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Selasa (7/7/2026) siang.
Aksi nekat oknum honorer tersebut terendus saat ia hendak membawa kabur sepeda motor Honda Beat putih-oranye dengan nomor polisi BE4513OE milik Now Janan (51), seorang buruh asal Katibung.
Dua warga setempat yang mencurigai gerak-gerik pelaku langsung berteriak maling hingga mengundang kedatangan massa yang emosi.
"Saat personel Polsek Natar tiba di tempat kejadian perkara, terduga pelaku sudah diamankan oleh warga dalam kondisi babak belur akibat diamuk massa yang geram," terang Kapolsek Natar, AKP Setio Budi Howo, Rabu (8/7/2026).
Untuk menyelamatkan nyawanya dari amukan warga yang kian beringas, polisi segera mengevakuasi Buyung keluar dari kepungan massa.
Pelaku sempat dibawa ke Klinik Graha Puri Husada Bumisari untuk mendapatkan penanganan medis darurat, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung akibat luka parah yang dideritanya.
Selain mengamankan pelaku yang kini terkulai di ranjang rumah sakit, polisi juga menyita satu unit sepeda motor milik korban sebagai barang bukti utama.
Korban dan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian pun telah dimintai keterangan resmi oleh penyidik.
Atas konsekuensi tindakan kriminalnya tersebut, oknum pegawai honorer ini dipastikan bakal langsung dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Natar setelah kondisinya membaik.
Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 476 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman pidana maksimal lima tahun penjara.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)