Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU – Sejumlah remaja di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, mendapatkan edukasi mengenai pencegahan anemia dan stunting. Kegiatan edukasi diberikan Tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh pada 6–7 Juli 2026.
Kegiatan dengan tema “Optimalisasi Media Digital sebagai Sarana Kampanye Peer Group Remaja Peduli Stunting dan Anemia” itu sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan, khususnya pencegahan stunting dan anemia pada remaja.
Program ini fokus pada edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan remaja sebagai peer group agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sebaya, keluarga, dan masyarakat.
Adapun tim pengabdian terdiri dari Cut Yuniwati, SKM, M.Kes, Eddy Azwar, SKM, M.Kes, Bdn. Kartinazahri, SST, M.Keb, Bdn. Yusnaini, SST, M.Kes; Iin Fitraniar, SST, MKM; Nurlaila Ibrahim, SST, MKM; dan Arnisam, SKM, M.Kes. Kegiatan ini turut melibatkan kader Posyandu, perangkat gampong, Puskesmas Meurah Dua, pemerintah kecamatan, dan mitra lima gampong.
Hari pertama, kegiatan diawali dengan penguatan Sarana Posyandu , termasuk menyerahkan berbagai fasilitas dan memperbaiki papan nama posyandu.
Hari kedua diberikan edukasi remaja dengan komik digital. Berlangsung di Aula Puskesmas Meurah Dua dan diikuti 25 remaja dari desa-desa di Kecamatan Meurah Dua. Para remaja ini mendapatkan edukasi tentang stunting dan anemia melalui media komik digital yang disusun tim dosen.
Baca juga: Poltekkes Kemenkes Aceh Gelar Workshop Aktivitas Fisik bagi Ibu Hamil di Desa Krueng Lamkareung
Ketua tim pengabdian Cut Yuniwati mengatakan media komik dipilih karena lebih menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakter remaja yang akrab dengan visual dan digital. Selain menjadi peserta, remaja juga diarahkan menjadi peer educator atau pendidik sebaya. "Mereka diharapkan dapat menyebarkan informasi tentang gizi seimbang, pencegahan anemia, konsumsi tablet tambah darah, dan peran remaja dalam mencegah stunting sejak dini dengan cara yang kreatif dan komunikatif," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa remaja adalah calon orang tua di masa depan dan untuk itu perlu dibekali informasi kesehatan yang benar dan mudah dipahami.
"Melalui media komik digital, kami berharap pesan pencegahan stunting dan anemia bisa diterima dengan menarik, lalu disebarluaskan kembali oleh remaja ke teman sebaya dan lingkungannya," ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan pula mampu meningkatkan pengetahuan dan kepedulian remaja, membentuk duta kesehatan sebaya, serta memperkuat peran Posyandu. "Program ini juga mendukung pemerintah dalam percepatan pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan remaja di Kabupaten Pidie Jaya,"ujarnya.
Poltekkes Kemenkes Aceh pun berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, Puskesmas, kader, perangkat gampong, dan remaja dapat terus berlanjut.
"Sehingga kampanye kesehatan melalui peer group dan media digital bisa menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan di Kecamatan Meurah Dua," katanya. (*)