Jarell Quansah dari Inggris Dihukum Larangan Bermain Dua Laga Akibat Kartu Merah Saat Lawan Meksiko
Budi Santoso July 10, 2026 06:44 AM

FIFA tidak menunjukkan keringanan terhadap Jarell Quansah maupun tim nasional Inggris setelah insiden kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Meksiko.


Jarell Quansah dijatuhi hukuman larangan bermain dalam dua pertandingan berikutnya untuk tim nasional Inggris setelah menerima kartu merah dalam kemenangan babak 16 besar Piala Dunia atas Meksiko.


Pernyataan resmi dari FIFA pada hari Kamis mengonfirmasi bahwa Quansah akan absen pada laga perempat final melawan Norwegia dan juga kemungkinan semifinal melawan Argentina atau Swiss apabila Inggris berhasil melaju di Miami.


Beberapa hari setelah Donald Trump turun tangan untuk memberikan kesempatan tambahan bagi penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, tidak ada belas kasihan serupa yang diberikan kepada bek Inggris Quansah, yang diusir keluar lapangan setelah melakukan tekel berbahaya dalam kemenangan 3-2 The Three Lions di Stadion Azteca.


Foto menunjukkan Jarell Quansah meninggalkan lapangan usai menerima kartu merah dalam laga Piala Dunia antara Meksiko dan Inggris di Stadion Kota Meksiko pada 5 Juli 2026.


Kartu merah secara otomatis berakibat pada larangan bermain satu pertandingan di Piala Dunia, namun FIFA memiliki wewenang untuk memperpanjang hukuman tersebut sesuai penilaian mereka.


Bek Inggris itu dikeluarkan dari lapangan karena dianggap melakukan pelanggaran serius setelah tekel tinggi dan terlambat terhadap Jesus Gallardo tak lama setelah babak kedua dimulai dalam kemenangan 3-2 Inggris di Azteca pada hari Minggu.


Kabar ini menjadi pukulan bagi Thomas Tuchel dan tim Inggris, terutama setelah Presiden AS secara kontroversial ikut campur dalam skorsing penyerang USMNT, Balogun, di babak 16 besar dengan melakukan panggilan telepon kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, dan berhasil menunda larangan satu pertandingan tersebut selama 12 bulan dengan memanfaatkan klausul yang belum pernah digunakan sebelumnya di Piala Dunia.


Tindakan tersebut menuai banyak kritik di seluruh dunia – termasuk dari UEFA dan Federasi Sepak Bola Belgia, meskipun Setan Merah tetap memenangkan pertandingan berikutnya – namun hal itu juga membuka peluang bagi munculnya banding serupa di masa depan.


Berdasarkan berbagai laporan, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas kartu merah yang diterima Quansah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.