Di Balik Sitaan Emas 74 Kg, Susno Duadji Yakin Polri Tinggal Selangkah Lagi Bongkar Korupsi
Tribun-video July 10, 2026 09:42 AM

- Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji menilai strategi penyidikan yang dilakukan Polri dalam pengusutan tiga perkara dugaan korupsi sudah tepat. 

Menurutnya, pendekatan yang dia ibaratkan seperti "makan bubur dari pinggir" memungkinkan penyidik menelusuri dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) lebih dahulu sebelum mengungkap pelaku dalam tindak pidana pokok, termasuk dugaan korupsi. 

Pernyataan tersebut disampaikan setelah tim gabungan Kortas Tipidkor Bareskrim Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah sejumlah lokasi di Jakarta dan Sentul, Bogor, serta menyita uang tunai senilai ratusan miliar rupiah dan emas batangan seberat 74 kilogram sebagai barang bukti.

Susno menjelaskan bahwa seluruh barang bukti yang telah diamankan akan menjadi alat bukti penting untuk mengungkap kepemilikan, asal-usul, hingga alur transaksi yang berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki. 

Ia menduga uang tunai dan aset bernilai tinggi tersebut berkaitan dengan upaya menyembunyikan atau mengalihkan hasil dugaan tindak pidana, namun seluruh dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses penyidikan.

Menurut Susno, melalui pengembangan penyidikan terhadap dugaan TPPU, penyidik dapat menelusuri sumber dana, pihak yang menerima maupun menyerahkan aset, hingga mengungkap dugaan tindak pidana pokok beserta pihak-pihak yang diduga terlibat. 

Ia juga meyakini Polri telah mengantongi identitas pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban hukum, meski hingga kini belum ada penetapan tersangka yang diumumkan kepada publik.

Susno berharap proses penegakan hukum dapat berjalan secara independen tanpa intervensi dari pihak mana pun. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengawal jalannya proses hukum agar penanganan perkara berlangsung secara transparan dan sesuai ketentuan.

Diketahui, penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan tiga perkara, yakni dugaan korupsi pengadaan batu bara di PLN yang diduga berkaitan dengan pemicu blackout, dugaan korupsi di PT Asabri, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI, anak perusahaan Krakatau Steel. 

Hingga saat ini, Polri masih melakukan penyidikan dan belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

(*)

Editor Video: VP Magang/Dian Rahmawati

# Susno Duadji # TPPU # sentul # bogor

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.