Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Korem 041/Gamas beserta jajaran melaksanakan Program Radin Inten Asri di Pantai Tapak Paderi, Kota Bengkulu.
Kegiatan itu juga diikuti oleh Kapolda Bengkulu Irjenpol Yudhi Sulistianto Wahid, beserta unsur forkopimda Provinsi dan Kota Bengkulu, pada Jumat (10/7/2026).
Program tersebut merupakan inisiatif Panglima Kodam XXI/Radin Inten dan dilaksanakan secara serentak di wilayah Bengkulu maupun Lampung sebagai upaya meningkatkan kebersihan lingkungan.
Selain melaksanakan bersih-bersih pantai, TNI-Polri dan Pemerintah Daerah juga melepas bibit ikan nila dan patin sebanyak 2.500 ekor, serta membagikan sembako ke masyarakat.
Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto mengatakan, kegiatan pada pagi hari itu difokuskan pada pembersihan sejumlah kawasan publik, mulai dari pantai, terminal, hingga pasar.
“Hari ini kami melaksanakan Program Raden Inten Asri. Kegiatan pagi ini difokuskan pada pembersihan wilayah, khususnya kawasan pantai, termasuk terminal dan pasar,” kata Jatmiko Aryanto saat ditanya wartawan, Jumat (10/7/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, Kepolisian, Kejaksaan Tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perum Bulog, hingga berbagai instansi lainnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami berkolaborasi untuk melaksanakan pembersihan Pantai Panjang secara khusus. Tujuannya agar ke depan Pantai Panjang maupun Pantai Tapak Paderi semakin bersih dan semakin baik,” ujarnya.
Meski menilai kondisi Pantai Panjang maupun Pantai Tapak Paderi saat ini sudah cukup baik, Jatmiko menegaskan masih banyak hal yang harus ditingkatkan, terutama dalam menjaga kebersihan kawasan wisata tersebut.
“Selama ini Pantai Panjang sudah baik, sudah bagus, dan semua pihak telah bekerja. Namun demikian, masih cukup banyak yang perlu kita tingkatkan bersama, khususnya dalam menjaga kebersihan,” ucapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan serupa secara bersamaan dilaksanakan di Provinsi Lampung.
Jatmiko berharap melalui Program Raden Inten Asri, wilayah Bengkulu dan Lampung dapat menjadi daerah yang semakin bersih, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Di Lampung juga sedang melaksanakan kegiatan yang sama. Mudah-mudahan ke depan, khususnya wilayah Bengkulu dan Lampung, bisa semakin bersih,” tutupnya.
Tanggapan Wali Kota Dedy Wahyudi
Sementara itu, terkait program ini Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, memastikan pembagian wilayah dalam Program Bengkulu Asri akan ditata ulang agar kegiatan kebersihan di kawasan pesisir dapat berjalan lebih efektif.
Menurut Dedy, selama ini Pemerintah Kota Bengkulu telah mendapat dukungan penuh dari TNI, Polda, serta organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjaga kebersihan kawasan pantai.
Ia menjelaskan, sebelumnya pembagian tanggung jawab kebersihan telah dilakukan mulai dari kawasan Pasir Putih hingga Muara Sungai Bengkulu. Namun, masih terdapat beberapa titik yang memerlukan penanganan secara bersama-sama.
“Ada beberapa titik yang memang harus dikerjakan secara gotong royong. Karena itu nanti akan kami tata ulang pembagian wilayahnya agar lebih efektif,” kata Dedy Wahyudi.
Ke depan, pembagian wilayah tersebut juga akan melibatkan unsur Korem, Kodim, perguruan tinggi, serta berbagai pihak lainnya.
Dedy menyebutkan, apabila mendapat dukungan dari perguruan tinggi, seperti Universitas Prof. Dr. Hazairin (Unihaz) maupun Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), maka masing-masing akan diberikan wilayah tanggung jawab dalam program kebersihan tersebut.
“Kami akan membagi wilayah tanggung jawabnya sehingga seluruh elemen dapat berpartisipasi menjaga kebersihan pantai,” ujarnya.
Ia menilai Gerakan Bengkulu Asri merupakan bagian dari gerakan nasional yang sejalan dengan semangat menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, gerakan tersebut mendapat dukungan mulai dari pemerintah pusat, jajaran TNI, hingga pemerintah daerah.
Dedy juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Danrem beserta personel yang selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan di Kota Bengkulu.
“Kami mendoakan Danrem beserta jajaran selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus dekat dengan masyarakat, karena TNI selalu hadir dan menyatu bersama rakyat,” tutupnya.
Senada, Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, mengatakan sinergi antara Pemprov Bengkulu, TNI, pemerintah kabupaten/kota, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi modal penting untuk menyukseskan program yang diinisiasi pemerintah pusat tersebut.
Menurut Khairil, Gubernur Bengkulu sebelumnya telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh OPD serta bupati dan wali kota agar ikut melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI di wilayah masing-masing.
“Tentu Pemerintah Provinsi Bengkulu mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kodam dan Korem. Ini semakin memperkuat program Indonesia ASRI yang merupakan program dari Presiden dan telah ditindaklanjuti oleh Gubernur melalui surat edaran kepada seluruh OPD serta bupati dan wali kota,” ujar Khairil.
Ia menjelaskan, kehadiran jajaran Kodam dan Korem menjadi penguatan bagi kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya dilakukan dalam kegiatan kali ini, tetapi diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program bersama.
“Tentu ini merupakan sinergi yang sangat baik dan sangat kuat. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” katanya.
Khairil mengungkapkan, dalam diskusi bersama jajaran pemerintah daerah dan TNI juga muncul sejumlah gagasan untuk memperkuat Gerakan Indonesia ASRI, salah satunya dengan membagi kembali wilayah tanggung jawab masing-masing instansi agar pelaksanaan program menjadi lebih efektif.
Selain itu, usulan Pemerintah Kota Bengkulu terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang berfokus pada program kebersihan lingkungan juga mendapat dukungan penuh dari Pemprov Bengkulu.
“Usulan KKN tematik untuk memperkuat Program Indonesia ASRI sangat kami dukung. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga akan mengambil peran aktif dalam merealisasikan rencana tersebut,” tutup Khairil.