TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Genstankin Universitas Nusa Nipa (UNIPA) memulai rangkaian perjalanan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai Timur. Perjalanan diawali dari tempat penginapan di Aimere menuju Kevikepan Borong pada Kamis, 9 Juli 2026.
Rombongan mahasiswa tiba di Kevikepan Borong sekitar pukul 10.00 WITA dan mengikuti kegiatan pelepasan mahasiswa KKN Genstankin sebagai tanda dimulainya program pengabdian.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting sebelum para mahasiswa diterjunkan ke desa lokasi penempatan masing-masing.
Usai kegiatan pelepasan, mahasiswa melakukan koordinasi bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta mahasiswa dari perguruan tinggi lain yang akan menjalankan KKN di desa yang sama.
Baca juga: Rektor Universitas Nusa Nipa Buka Sayembara Video Inspiratif Untuk Mahasiswa KKN
Khusus kelompok KKN Desa Sisir, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk menerima arahan, bimbingan, serta informasi terkait kondisi lapangan dan akses transportasi menuju lokasi pengabdian.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan DPL dan Kepala Desa Sisir, mahasiswa memutuskan untuk tidak langsung melanjutkan perjalanan ke Desa Sisir.
Pertimbangan tersebut dilakukan karena jarak tempuh dari Borong menuju Desa Sisir cukup jauh, yakni sekitar sembilan jam perjalanan.
Untuk menjaga kondisi fisik sebelum memulai pengabdian, mahasiswa kemudian bermalam di SVD Borong. Selanjutnya, rombongan dijadwalkan berangkat menuju Desa Sisir pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 09.00 WITA.
Apabila perjalanan berjalan lancar, mahasiswa KKN Genstankin UNIPA diperkirakan tiba di Desa Sisir, Kecamatan Elar, sekitar pukul 17.00 WITA.
Kedatangan mereka diharapkan menjadi awal dari pelaksanaan program pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.
Dengan semangat pengabdian dan dukungan dari berbagai pihak, mahasiswa KKN Genstankin UNIPA siap menjalankan tugas di Desa Sisir serta berkontribusi melalui berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan.