TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memperkuat gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membudayakan pola hidup sehat. Langkah tersebut dilakukan untuk menghadapi tantangan kesehatan akibat perubahan perilaku masyarakat yang berisiko meningkatkan penyakit tidak menular (PTM).
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, dr Agus Pranawa mengatakan, peningkatan kasus obesitas menjadi persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian bersama. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi obesitas penduduk usia di atas 18 tahun meningkat dari 15,4 persen pada 2013 menjadi 21,8 persen pada 2018.
"Kondisi ini diperkirakan masih akan terus meningkat apabila tidak diimbangi dengan perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat," kata Agus Pranawa, Kamis (9/7).
Agus Pranawa menjelaskan, peningkatan obesitas tidak hanya berdampak terhadap kondisi kesehatan individu, tetapi dapat mempengaruhi produktivitas masyarakat. Menurutnya, kelompok usia produktif merupakan aset penting dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional sehingga perlu dijaga melalui penerapan pola hidup sehat.
Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk melakukan pencegahan sejak dini melalui perubahan kebiasaan sehari-hari. Germas merupakan gerakan nasional yang diinisiasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). "Germas untuk membudayakan pola hidup sehat melalui perubahan perilaku masyarakat menuju PHBS," jelas Agus Pranawa.
Menurutnya, keberhasilan Germas tidak dapat dicapai hanya melalui sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah mendorong peran aktif perangkat daerah, tenaga kesehatan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, hingga keluarga dalam membangun budaya hidup sehat.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengajak seluruh pihak memperkuat kemitraan dalam mensukseskan Germas. Upaya tersebut dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dan penyebarluasan informasi kesehatan secara mandiri, sistematis, dan berkesinambungan.
Pihaknya berharap Germas dapat menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga kesehatan sejak dari lingkungan keluarga. "Kami mengajak untuk bersama-sama mensukseskan Germas penguatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat, serta penyebarluasan informasi yang dilaksanakan secara mandiri, sistematis, dan berkesinambungan," pungkas Agus Pranawa. (u1)