TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Gerakan #PuntungBeruntung resmi meluncurkan Mobile HUB Vol.1 dalam ajang Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 sebagai upaya memperluas edukasi mengenai pengelolaan puntung rokok pascakonsumsi melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Mobile HUB merupakan format baru yang menggabungkan titik pengumpulan puntung rokok (Butt Collector) dengan ruang interaksi yang dapat berpindah dari satu ruang publik ke ruang publik lainnya.
Konsep ini dihadirkan agar masyarakat lebih mudah mengenal sekaligus berpartisipasi dalam gerakan #PuntungBeruntung.
Peluncuran perdana Mobile HUB berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 5 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, #PuntungBeruntung berkolaborasi dengan barista Fanny C.W dari Fnny&Co yang menyajikan racikan cold brew menggunakan signature single origin beans secara terbatas bagi pengunjung yang mengikuti aktivitas edukasi #PuntungBeruntung.
Melalui konsep tersebut, pengunjung tidak hanya menikmati sajian kopi, tetapi juga diajak membangun kebiasaan sederhana namun penting, yakni membuang puntung rokok pada tempatnya setelah dikonsumsi.
Project Manager Kick Your Butt Project, Arya Adhi, mengatakan Mobile HUB dirancang sebagai format yang lebih dinamis sehingga gerakan #PuntungBeruntung dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat.
"Mobile HUB kami rancang sebagai format yang lebih dinamis, menjadikan #PuntungBeruntung hadir lebih dekat dengan masyarakat yang belum terpapar dengan gerakan ini. Menjadikan Jakarta Kreatif Festival 2026 sebagai titik perdana Mobile HUB, kami melihat respons pengunjung sangat positif. Mereka antusias mengikuti aktivitas yang kami hadirkan sekaligus mulai melihat bahwa kebiasaan sederhana seperti membuang puntung rokok pada tempatnya bisa menjadi bagian dari keseharian," ujar Arya.
Sementara itu, Corporate Communication Head PT Nojorono Tobacco International, Eliza Susanto, menjelaskan bahwa Mobile HUB merupakan langkah baru untuk memperluas edukasi sekaligus memperkuat interaksi #PuntungBeruntung dengan masyarakat.
"Mobile HUB adalah cara #PuntungBeruntung menghadirkan ruang interaksi yang lebih dekat, fleksibel, dan relevan dengan keseharian masyarakat. Melalui kolaborasi dengan komunitas maupun pelaku kreatif, kami ingin pesan ini diterima lewat pengalaman yang menyenangkan dan mudah diakses," kata Eliza.
Jakarta Kreatif Festival 2026 menjadi titik awal perjalanan Mobile HUB #PuntungBeruntung.
Setelah diperkenalkan kepada publik, program ini akan hadir secara rutin di berbagai ruang publik, festival, hingga titik temu komunitas dengan konsep kolaborasi yang terus dikembangkan.
Melalui program tersebut, masyarakat juga diajak menyetorkan puntung rokok ke Butt Collector #PuntungBeruntung yang telah tersedia di lima kota besar di Pulau Jawa.
Eliza berharap kehadiran Mobile HUB dapat semakin mendorong masyarakat membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab setelah mengonsumsi produk tembakau.
"Kami berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa setelah dikonsumsi, puntung rokok dapat disisihkan dan disetor langsung ke Butt Collector #PuntungBeruntung yang telah tersedia di lima kota besar di Pulau Jawa. Kehadiran Mobile HUB diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk mulai bertanggung jawab terhadap puntung rokok pascakonsumsi," tutup Eliza. (***)