Kolaborasi Pemkab Nganjuk dan Baznas Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Rendy Nicko July 10, 2026 10:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus memperkuat kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk.

Kolaborasi utamanya dalam hal meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Penyaluran santunan kepada 500 anak yatim dan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu pun dilakukan. 

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengapresiasi Baznas Kabupaten Nganjuk yang dinilai konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu masyarakat. 

Baca juga: Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sumberdadap Tulungagung Swadaya Menguruk Jalan

Menurutnya, berbagai program yang dijalankan Baznas mampu menjangkau kebutuhan masyarakat yang belum seluruhnya dapat dipenuhi melalui anggaran pemerintah.

"Program-programnya luar biasa, mulai dari bantuan kesehatan, bedah rumah, bantuan bagi mualaf, santunan anak yatim hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat," katanya, Jumat (10/7/2026). 

Kang Marhaen -sapaan Bupati- menyatakan program sosial yang digagas tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian yang langsung menyentuh masyarakat di tingkat bawah.

Ia menaruh harapan kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, perangkat daerah, dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), serta seluruh elemen masyarakat terus diperkuat.

Sehingga semakin banyak warga yang mendapatkan manfaat.

"Potensi zakat di Kabupaten Nganjuk masih sangat besar apabila dikelola secara optimal. Oleh karena itu, sinergi seluruh organisasi perangkat daerah dalam mendukung penghimpunan zakat melalui Baznas perlu terus ditingkatkan," ujarnya. 

Selain menyerahkan bantuan, dia turut memberikan motivasi kepada ratusan anak yatim yang hadir. Ia mengajak mereka untuk memiliki semangat belajar, disiplin, dan bekerja keras dalam meraih cita-cita.

Baca juga: Pompa Air hingga Bendungan Tugu Trenggalek Jadi Opsi Musim Kemarau agar Tidak Gagal Panen 

Kang Marhaen menegaskan bahwa anak-anak Nganjuk harus bangga lahir di Bumi Anjuk Ladang yang dikenal sebagai tanah kemenangan. 

Mereka harus memiliki mental juara serta keberanian menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

"Anak-anak Nganjuk lahir dari Bumi Anjuk Ladang, tanah kemenangan. Harus punya mental juara, mental tangguh, tidak mudah mengeluh, dan terus belajar," tutupnya. 

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.