Viral Cekcok Sopir Ambulans dan Petugas SPBU, Operator Bantah Dahulukan Jeriken
ahmadshalsamalkhaponda July 10, 2026 11:42 PM

- Video cekcok antara sopir ambulans dan petugas SPBU Simpang Gambus, Kabupaten Batubara, viral di media sosial. Menanggapi video tersebut, operator SPBU memberikan klarifikasi dan membantah telah mengutamakan pengisian bahan bakar ke jeriken dibandingkan ambulans. Ia menyatakan proses pengisian BBM telah dilakukan sesuai prosedur.

Peristiwa bermula saat seorang sopir ambulans merekam aktivitas pengisian BBM jenis Pertalite ke dua jeriken di SPBU Simpang Gambus. Dalam video yang beredar, sopir ambulans mengaku pengisian kendaraannya sempat terhambat karena pengisian jeriken tersebut.

Operator SPBU, Muhammad Raudatunnur, menjelaskan pembelian BBM menggunakan jeriken dilakukan berdasarkan surat rekomendasi dari instansi terkait sehingga telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Itu sudah sesuai dengan prosedur, sudah ada suratnya. Saat pengisian sudah berjalan sekitar setengah, kemudian ambulans datang," kata Muhammad Raudatunnur saat ditemui Tribun Medan, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, ketika ambulans tiba, proses pengisian jeriken sempat dihentikan sementara agar ambulans dapat lebih dahulu mengisi BBM.

"Kami tawari untuk mengisi lebih dulu dan dia bilang, 'Saya punya barcode sendiri.' Setelah itu ambulans mengisi BBM senilai Rp100 ribu," ujarnya.

Raudatunnur mengatakan, setelah pengisian ambulans selesai, proses pengisian jeriken kembali dilanjutkan. Namun, sopir ambulans kemudian merekam aktivitas tersebut dan mengunggahnya ke media sosial.

Ia mengaku kecewa karena video yang beredar dinilai hanya menampilkan sebagian rangkaian kejadian.

Menurutnya, masyarakat yang membeli BBM menggunakan jeriken wajib membawa surat rekomendasi dari dinas terkait. Setelah itu, instansi terkait akan menerbitkan barcode sesuai kebutuhan, seperti untuk sektor pertanian atau perikanan.

Belakangan diketahui sopir ambulans tersebut bernama Junaidi, warga Sunggal, Kota Medan. Dalam video yang diunggahnya, Junaidi menyampaikan keberatannya karena menilai pengisian jeriken lebih diprioritaskan dibanding ambulans.

Sementara itu, petugas SPBU juga terlihat merekam situasi tersebut. Dalam rekaman tampak kendaraan lain yang membawa jeriken sedang mengantre untuk melakukan pengisian BBM.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.