Tottenham Hotspur telah diberi arahan mengenai berapa banyak transfer yang harus mereka serahkan sepenuhnya kepada Roberto De Zerbi pada jendela transfer musim panas ini. Brad Friedel mengatakan kepada GOAL bahwa Spurs bisa mengalami “kebangkitan cepat” untuk kembali ke enam besar Liga Primer Inggris. Namun, perubahan besar itu hanya akan terjadi jika pelatih baru mereka diberikan kebebasan penuh untuk membenahi skuad yang tampil di bawah ekspektasi sesuai dengan visinya.
Dalam era di mana direktur olahraga dan komite rekrutmen semakin berperan besar dalam urusan transfer, sangat jarang seorang pelatih kepala diberikan kendali penuh terhadap perekrutan dan penjualan pemain. Biasanya, keputusan perekrutan lebih banyak ditentukan oleh pihak manajemen klub yang bertanggung jawab atas hasil di lapangan.
Hal yang sama kemungkinan akan terjadi lagi di Spurs dalam beberapa minggu ke depan, dengan bursa transfer yang kembali dibuka dan jaringan pencari bakat global klub sedang mengidentifikasi target pemain yang dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.
Namun, De Zerbi perlu memiliki kata terakhir dalam setiap kesepakatan transfer di Tottenham. Sebab, dialah yang akan bekerja langsung dengan para pemain tersebut dan bertanggung jawab untuk memaksimalkan potensi mereka di lapangan. Oleh karena itu, sangat penting baginya untuk memiliki peran besar — bahkan keputusan akhir — dalam setiap perekrutan maupun penjualan pemain.
De Zerbi bukanlah sosok yang akan diam begitu saja dan membiarkan orang lain menentukan bagaimana pekerjaannya dilakukan. Pelatih asal Italia yang dikenal tegas itu selalu berani menyuarakan pendapatnya. Ia mengharapkan semua orang di sekitarnya mengikuti arah yang ia tentukan. Tottenham telah mempercayakan kepadanya tugas berat untuk membawa klub kembali ke jalur yang benar setelah dua musim beruntun finis di posisi ke-17 dan berjuang keras menghindari degradasi.
Mengenai berapa banyak pemain baru yang dibutuhkan Spurs pada jendela transfer musim panas 2026, mantan penjaga gawang Spurs, Brad Friedel, meyakini bahwa mantan pelatih Brighton dan Marseille itu mampu membalikkan keberuntungan klub yang tengah tertidur lama. Namun, keberhasilan itu akan sangat bergantung pada sejauh mana De Zerbi diberikan kebebasan untuk membentuk timnya sendiri di London Utara.
Berbicara dalam kerja sama dengan MrQ, Friedel mengatakan kepada GOAL ketika ditanya apakah Tottenham akan kembali berjuang di dasar klasemen pada musim 2026-27: “Tidak, mereka akan membalikkan keadaan sekarang. Mereka sudah memiliki orang yang tepat dalam diri De Zerbi. Saya hanya berharap klub membiarkannya mendapatkan pemain yang ia inginkan di musim panas ini. Saya tahu mereka harus berhati-hati secara finansial. Saya tahu mereka menghasilkan pendapatan besar, tetapi biarkan De Zerbi mendapatkan pemain yang ia mau, setidaknya sampai batas tertentu.”
“Katakanlah mereka akan merekrut enam pemain. Setidaknya tiga di antaranya harus benar-benar pilihan De Zerbi, pemain yang sepenuhnya ia pilih sendiri. Ia tahu apa yang diinginkannya dan bagaimana timnya harus bermain.”
“Ia mengambil alih skuad dengan catatan cedera pemain kunci tertinggi dan tingkat kepercayaan diri terendah di antara tim-tim Liga Primer, dan ia berhasil membuat mereka bertahan. Dan, mungkin dengan sedikit keberuntungan juga, terutama dalam pertandingan melawan Aston Villa — mereka bertahan hanya dengan selisih tipis.”
“Jangan membuat segalanya terlalu rumit. De Zerbi adalah pelatih yang sangat bagus, dan ia tahu bagaimana sistem permainannya bekerja. Jadi saya berharap mereka merekrut pemain yang cocok dengan gaya mainnya. Dengan begitu, saya pikir kita bisa melihat kebangkitan cepat Spurs kembali ke posisi enam besar.”
Setelah perjuangan dari zona degradasi menuju enam besar, Tottenham kini memiliki sejumlah pemain kunci yang bisa menjadi fondasi kebangkitan mereka. Harapannya, pemain kreatif seperti James Maddison dan Dejan Kulusevski bisa terhindar dari cedera serius. Mereka juga perlu menjaga kebugaran Dominic Solanke dan Mohammed Kudus, sambil memperkuat lini dari belakang hingga depan.
Mempertahankan bek Belanda Micky van de Ven akan sangat penting, mengingat banyak klub lain tertarik padanya. De Zerbi juga menyadari bahwa banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum batas waktu transfer pada 31 Agustus, agar Spurs bisa kembali menembus papan atas klasemen Liga Primer Inggris.