Wamendes Lepas 4.459 Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur, Bangun Desa Berbasis Inovasi
Titis Jati Permata July 11, 2026 02:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Republik Indonesia, Ahmad Riza Patria, secara resmi melepas 4.459 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN "Veteran" Jawa Timur Tahun Akademik 2025/2026 di Surabaya, Jumat (10/7/2026). 

Ribuan mahasiswa tersebut diharapkan menjadi energi baru dalam mempercepat pembangunan desa melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

Ahmad Riza menegaskan pembangunan desa membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. 

Baca juga: Dies Natalis ke-33 FISIBPOL UPN Veteran Jawa Timur : Dorong Internasionalisasi Akademik

Menurutnya, kehadiran ribuan mahasiswa di tengah masyarakat menjadi kekuatan besar untuk membantu desa mengenali potensi sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan.

"Hari ini sebanyak 4.459 mahasiswa diberangkatkan. Jumlah ini bukan sekadar angka, tetapi energi besar anak muda untuk desa. Dengan semangat, kreativitas, dan kedekatan dengan masyarakat, mahasiswa dapat membantu desa membaca potensi, menyusun solusi sederhana, dan menghadirkan manfaat nyata," ujarnya.

Hadir Sebagai Sahabat Desa

Ia juga mengajak seluruh peserta KKN hadir sebagai Sahabat Desa, yakni mitra masyarakat yang mendengar, belajar, dan bekerja bersama warga untuk membangun desa yang lebih maju.

Sementara itu, Rektor UPN "Veteran" Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT., IPU menegaskan model pelaksanaan KKN perlu bertransformasi.

Menurutnya, program pengabdian masyarakat tidak lagi cukup dipandang sebagai kewajiban akademik yang berakhir pada laporan kegiatan, tetapi harus mampu menghasilkan dampak yang berkelanjutan.

"Sudah saatnya keberhasilan KKN tidak lagi diukur dari berapa lama mahasiswa tinggal di desa atau berapa banyak program yang dilaksanakan. Ukurannya harus bergeser menjadi seberapa besar dampak yang tetap dirasakan masyarakat setelah mahasiswa kembali ke kampus," ujarnya.

Desa Ruang Implementasi Terbaik

Ia menambahkan mahasiswa tidak boleh sekadar datang, melaksanakan kegiatan, lalu kembali ke kampus.

Mereka harus meninggalkan pengetahuan, sistem, inovasi, dan jejaring yang dapat terus dimanfaatkan masyarakat desa.

Menurutnya, desa merupakan ruang implementasi terbaik bagi hasil riset perguruan tinggi. 

Solusi Berbasis Ilmu Pengetahuan

Berbagai persoalan, mulai dari penguatan UMKM, pengembangan BUMDes, pengelolaan sampah, digitalisasi layanan, ketahanan pangan hingga pemberdayaan pemuda, membutuhkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.

"Kampus harus hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan nasional. Karena itu kami ingin KKN menjadi jembatan yang mempertemukan inovasi kampus dengan kebutuhan riil masyarakat," ujarnya.

Lokasi KKN UPN Veteran Jawa Timur

Program KKN UPN "Veteran" Jawa Timur tahun ini diikuti 4.459 mahasiswa yang didampingi 60 dosen pembimbing lapangan.

Mereka akan diterjunkan melalui tujuh skema, yakni KKN Tematik Inovasi Pesantren, KKN Tematik Bela Negara SDGs, KKN Kolaboratif, KKN Berdampak Nusantara, KKN 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), KKN Internasional, serta KKN Proyek Kemanusiaan Internasional.

Lokasi pengabdian mencakup sejumlah daerah di Indonesia, seperti Bojonegoro, Jombang, Lamongan, Surabaya, Jember, Bawean, Bali, dan Lombok.

Selain itu, mahasiswa juga akan menjalankan program internasional di Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Thailand.

Fokus Pengabdian Mahasiswa

Sementara itu, fokus pengabdian diarahkan pada penguatan ekonomi kreatif desa, digitalisasi UMKM, pengembangan BUMDes, tata kelola sampah, ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan agenda pembangunan desa nasional.

Ia optimis perubahan paradigma KKN yang berorientasi pada dampak akan menjadikan program tersebut sebagai salah satu instrumen strategis pembangunan desa.

"Indonesia memiliki potensi besar melalui jutaan mahasiswa yang setiap tahun melaksanakan KKN. Jika setiap kelompok mampu menghadirkan satu inovasi yang berkelanjutan bagi desa, maka KKN akan menjadi salah satu gerakan pembangunan berbasis pengetahuan terbesar yang dimiliki bangsa ini," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.