Final KRAI di Universitas Jember, Tim Juara Wakili Indonesia pada ABU Robocon 2026 di Hong Kong
Ndaru Wijayanto July 11, 2026 06:32 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sebanyak 28 tim robotik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia bersaing pada babak final Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026 di Auditorium Universitas Jember (Unej).

Tim terbaik dalam kompetisi ini akan mewakili Indonesia pada ajang ABU Asia-Pacific Robot Contest (ABU Robocon) 2026 di Hong Kong.

Rangkaian final KRAI 2026 telah berlangsung sejak 9 Juli 2026, sedangkan pertandingan final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/7/2026).

Sebelumnya, sebanyak 40 tim mengikuti babak penyisihan sebelum disaring menjadi 28 finalis.

KRAI 2026 mengusung tema "Kung Fu Quest". Kontes ini menguji kemampuan peserta dalam strategi, koordinasi, dan otomasi.

Baca juga: Cara Bryan Amirul Husna Lulus ITB dengan IPK 4, Padahal Hobinya Main Game, Juara 4 Kontes Robot

Pejabat Penanggungjawab Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek Yulita Priyoningsih mengatakan, ke-28 tim yang lolos final itu berasal dari perguruan tinggi di Sumatra, Jawa, dan Sulawesi.

"Di penyisihan ada 40 tim dari seluruh Indonesia, kemudian masuk ke tahap final ini ada 28 Tim, ada Sumatra, Jawa, dan Sulawesi. KRAI ini merupakan komitmen kami untuk mendukung talenta-talenta mahasiswa. Dan secara kelembagaan ini juga menambah indikator KPI bagi perguruan tinggi," ujar Yulita dalam konferensi pers, Sabtu (11/7/2026).

Nantinya satu tim terbaik di KRAI 2026 akan mewakili Indonesia ke ajang ABU Robocon 2026 di Hong Kong.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri KRAI 2026 Prof Benyamin Kusumo Putro, sejak diselengggarakan 2003, Indonesia sudah berhasil mengirimkan delegasi ke ajang kontes robot tingkat internasional.

Sementara itu, di kontes yang bertema 'Kung Fu Quest' ini, menjadi ajang pengasahan soft skill para mahasiswa.

"Bagaimana mereka kerjasama, koordinasi, juga memanajemen dan memecahkan persoalan, juga keunggulan dalam hal programming," ujar Benyamin.

Lebih lanjut, Benyamin mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi prinsip fairness dan fair play. Di sisi lain, dewan juri berkomitmen menjalankan proses penilaian secara objektif dan berbasis data.

"Kami mengajak seluruh peserta menjaga marwah kontes melalui prinsip fairness dan fair play. Dewan juri akan menjalankan penilaian secara objektif dan berbasis data, sementara peserta diharapkan menjunjung sportivitas selama kompetisi," imbuhnya.

Dari pantauan Tribun Jatim Network Sabtu (11/7/2026) di Auditorium Unej, masing-masing tim menjajal lapangan di pagi hari, yang kemudian dilanjutkan dengan running test simulasi lomba.

Dalam running test simulasi lomba, sudah ada penilaian untuk semua tim, yang bakal dipakai untuk penentuan grup.

28 tim peserta akan dibagi ke dalam delapan grup pada babak penyisihan yang bakal bertanding Minggu (12/7/2026).

Timothy, wakil Tim Roobie dari Universitas Telkom menegaskan, timnya menargetkan juara. Dia bersama tim robotiknya melakukan persiapan sekitar 8-9 bulan untuk ajang KRAI 2026.

Ke-28 Tim yang berlaga di KRAI 2026 antara lain Tim Lahbako-San dari Universitas Jember, Al-Jazari dari Politeknik Negeri Jember, Eira dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Richie dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, juga ada Garudago dari Institut Teknologi Bandung, ada Nanopa dari Universitas Tadulako, Tim Euro Nino dari Universitas Sam Ratulangi, serta ada Heroes dari Universitas Gadjah Mada, juga ada Siola dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Unej Kali Pertama Jadi Tuan Rumah

KRAI sendiri telah digelar sejak 2003 silam, dan Universitas Jember kali pertama menjadi tuan rumah pada KRAI 2026.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember Fendi Setyawan mengaku bangga dan berterima kasih karena Unej menjadi tuan rumah KRAI 2026.

"Tentu saja kami bangga karena menjadi tuan rumah KRAI 2026, dan tidak ada hambatan selama persiapan dan semoga lancar sampai pelaksanaan selesai. Kami menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung acara ini," ujar Fendi.

Menurutnya, event KRAI 2026 bakal turut mendukung pelaku UMKM, sektor perhotelan dan restoran di Kabupaten Jember.

"Semoga event ini juga bisa membantu pelaku UMKM, karena memang di sekitar acara juga kami sediakan stand untuk pelaku usaha. Belum lagi tentu juga berdampak kepada hotel atau tempat menginap," tegas Fendi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.