Peringatan Cuaca Ekstrem Dikeluarkan untuk Laga Perempat Final Piala Dunia Inggris vs Norwegia
Agus Firmansyah July 12, 2026 02:13 AM

Waktu istirahat untuk hidrasi akan menjadi hal penting dalam laga perempat final Piala Dunia antara Inggris dan Norwegia setelah peringatan cuaca 'ekstrem' dikeluarkan.


Timnas Inggris akan menghadapi Norwegia di Florida Selatan malam ini dengan tujuan merebut satu tempat di babak semifinal Piala Dunia.


Skuad Tiga Singa tidak akan diperkuat Jarell Quansah (skorsing) dan Jordan Henderson (cedera), namun selebihnya seluruh pemain dalam kondisi bugar dan siap dimainkan.


Pasukan Thomas Tuchel diperkirakan akan menghadapi suhu panas ekstrem di Miami, dengan peringatan panas resmi telah dikeluarkan oleh Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat.


Hampir tidak mungkin pertandingan sebesar ini akan ditunda atau dibatalkan karena suhu panas, kecuali badai tropis yang dapat membahayakan keselamatan pemain dan penonton.


Namun, terdapat 'risiko besar terhadap penyakit terkait panas bagi sebagian besar populasi', terutama bagi mereka yang tidak memiliki pendinginan atau hidrasi yang memadai.


Pertandingan antara Inggris dan Norwegia dijadwalkan dimulai pukul 17.00 waktu setempat (22.00 BST), di mana suhu diperkirakan akan berada pada kisaran pertengahan 30 derajat Celsius.


Sementara itu, suhu yang dirasakan tubuh bisa mencapai hingga 10 derajat lebih tinggi karena debu Sahara yang membentuk semacam 'selimut panas', menurut para ahli meteorologi.


Kondisi yang menyesakkan ini bukan hal baru bagi Inggris, yang sebelumnya berhasil mengalahkan Meksiko di ketinggian Stadion Azteca pada babak sebelumnya.


Namun, panas menyengat kali ini akan menjadi ujian yang berbeda, terutama bagi pemain yang belum terbiasa bermain dalam kondisi ekstrem seperti ini.


Di sisi positif, debu Sahara tersebut diperkirakan dapat menurunkan kemungkinan terjadinya badai listrik, yang pada turnamen ini maupun di Piala Dunia Antarklub FIFA tahun lalu sempat menyebabkan penundaan jadwal kick-off.


Laga malam ini antara Inggris dan Norwegia berpotensi menjadi salah satu pertandingan terpanas dalam sejarah Piala Dunia, meskipun rekor tersebut tampaknya masih akan dipegang oleh Republik Irlandia di Piala Dunia 1994.


Pada musim panas di Amerika Serikat kala itu, tim Irlandia bermain dalam suhu melebihi 40 derajat Celsius, dengan pertandingan mereka melawan Meksiko berlangsung dalam kondisi mencapai 43 derajat.


Di Piala Dunia tahun ini, laga antara Prancis dan Paraguay menjadi pertandingan terpanas yang tercatat sejauh ini, dimainkan pada suhu 38 derajat di Philadelphia dengan kemenangan Prancis 1-0.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.