BOLASPORT.COM - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, membela Marco Bezzecchi yang menghadapi kecaman penggemarnya setelah cedera di MotoGP Jerman 2026.
Marco Bezzecchi (Aprilia) terpaksa absen di sisa MotoGP Jerman 2026 setelah kecelakaan pada kualifikasi 2/Q2 di Sachsenring, Saxony, Jerman, Sabtu (11/7/2026).
Murid Valentino Rossi itu mengalami cedera patah tulang selangka kiri.
Akibat cedera itu, Bezzecchi lantas dikecam banyak penghemar Marc Marquez di media sosial.
Banyak yang menudingnya sedang mendapatkan karma setelah tabrakan Bezzecchi dengan Marquez di MotoGP Indonesia 2025.
Insiden tersebut membuat Marquez sampai mengalami xedera parah di bahu hingga absen di ssia seri.
Bahkan kondisi fisik Marquez juga belum sepenuhnya bugar sampai musim ini sejak itu.
Sekarang, Bezzecchi dianggap hampir mengalami hal yang sama.
Sebelum crash di Jerman, ia telah lebih dulu mengalami kecelakaan di GP Belanda.
Hasil tanpa balapan membuat ia makin lama makin terperosok dan tergusur dari puncak klasemen.
Bahkan Bezzecchi diprediksi turun peringkat ketiga setelah balapan hari Minggu di Jerman esok.
Menanggapi banyaknya penggemarnya yang mengecam Bezzecchi, Marquez berusaha membuat semuanya kondusif.
Ia menegaskan bahwa karma itu tidak ada dan apa yang dialami Bezzecchi sekarang tidak berhubungan dengan insiden mereka di Indonesia. Semua murni karena bagian dari risiko balapan.
“Karma itu tidak ada,” ujar Marc Marquez memulai dilansir Bolasport dari Crash.
“Contohnya saja, saya sudah membaca kata 'karma' sejak tahun 2015. Dan setelah itu saya memenangkan enam kejuaraan dunia. Jadi, jika itu karma, maka (itu diterima)."
"(Namun) Karma itu tidak ada, dan semua pembalap mengambil banyak risiko di luar sana. Dan kami mendoakan yang terbaik untuk Marco," tegasnya.
Marquez juga menuturkan bahwa ia sudah lama mengingatkan para penggemarnya untuk tidak menekan Bezzecchi.
“Saya sudah mengunggah postingan setelah kecelakaan di Indonesia (memberitahu orang-orang) untuk tidak menekan Marco karena hal-hal seperti ini bisa terjadi dalam balapan.
Lebih dari itu, juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut lebih fokus pada harapan perbaikan pada kerikil atau area gravel lintasan.
Sudah lama Marquez mengkritik area kerikil yang masih kurang aman sehingga menyebabkan cedera sampai terakhir membuat Bezzecchi harus cedera.
"Dan hari ini terjadi satu hal yang dapat kita jadikan pelajaran untuk masa depan, karena sekali lagi ada Bezzecchi, Fermin (Aldeguer) di Assen, dan saya di Indonesia, kami cedera saat memasuki area kerikil karena adanya pijakan (bagian tepi antara aspal dan jebakan kerikil)," jelas Marquez.
"Jadi, saya berharap Bez cepat pulih.
"Tapi saya berharap di masa depan kita bisa memperbaiki masalah itu," pungkasnya berharap.