9 Keluarga Ingin Adopsi Bayi Terlantar di Kebun Jagung, Keputusan Ada di Dinsos Provinsi Jateng
Erlangga Bima Sakti July 12, 2026 11:31 AM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Sebanyak sembilan keluarga menyampaikan ketertarikan untuk mengadopsi bayi perempuan yang sebelumnya ditemukan terlantar di kebun jagung warga Kabupaten Klaten.

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dissosp3appkb) Kabupaten Klaten mencatat adanya sejumlah calon orang tua angkat yang telah menghubungi pihaknya sejak kabar penemuan bayi tersebut mencuat.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dissosp3appkb Klaten, Sri Sunarti, mengatakan terdapat sembilan pihak yang menyampaikan keinginan untuk mengadopsi bayi tersebut.

"Ada yang datang ke kami ada enam, yang baik telepon ada tiga. Jadi ada sembilan yang menghubungi ke Dinas Sosial Klaten," ujarnya saat serah terima bayi dari RS Soeradji Tirtonegoro, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Bayi Terlantar di Kebun Jagung Klaten Dipindahkan ke Panti Wiloso Salatiga, Tunggu Proses Pengasuhan

Menurut Sri, para keluarga tersebut datang dengan maksud untuk menjadi orang tua angkat bagi bayi perempuan yang ditemukan dalam kondisi terlantar di area kebun jagung tersebut.

"Iya, betul. Mereka menyampaikan keinginan untuk menyampaikan mengadopsi," ucapnya.

Namun, keinginan sejumlah keluarga tersebut tidak serta-merta membuat proses adopsi dapat langsung dilakukan. Sri menjelaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menentukan keluarga yang berhak mengadopsi bayi tersebut.

"Jadi kami tidak tidak punya wewenang yang Kabupaten Klaten, untuk memilih siapa yang akan bisa mengadopsi," jelasnya.

Baca juga: Bayi yang Ditemukan di Kebun Jagung Klaten Diminati untuk Adopsi, Ini Aturan dan Prosedur Adopsi

Penentuan calon orang tua angkat nantinya menjadi kewenangan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah sesuai aturan dan mekanisme pengangkatan anak yang berlaku.

"Karena prosesnya memang harus di tingkat Jawa Tengah, di Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah," imbuhnya.

Saat ini, bayi perempuan tersebut telah diserahkan dan dibawa ke salah satu panti milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, yakni Panti Wiloso di Kota Salatiga. Bayi tersebut akan mendapatkan perawatan sekaligus menjalani proses sesuai prosedur sebelum nantinya dapat ditentukan terkait pengasuhan maupun kemungkinan pengangkatan anak. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.