TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Kabupaten Sintang kembali menjadi tujuan pengabdian mahasiswa dari luar daerah.
Kali ini, mahasiswa Angkatan 120 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 40 hari di berbagai wilayah Kabupaten Sintang.
Pemerintah Kabupaten Sintang menyambut baik kehadiran para mahasiswa tersebut dan berharap program KKN tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang kembali mempercayakan Kabupaten Sintang sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Menurut Ronny, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menjadi kesempatan berharga untuk membangun interaksi, berbagi pengetahuan, serta bertukar pengalaman antara dunia akademik dan masyarakat.
"Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menjadi kesempatan yang baik untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pemerintah desa dan kelurahan yang menjadi lokasi KKN untuk memberikan pendampingan kepada mahasiswa selama menjalankan program pengabdian.
Menurutnya, para peserta KKN yang datang dari luar daerah perlu mendapatkan dukungan dan bimbingan agar dapat beradaptasi dengan lingkungan serta menjalankan program kerja secara optimal.
"Kepada lurah dan pemerintah setempat, saya berharap peserta KKN yang datang dari jauh dapat dijaga dan dibimbing dengan baik"
"Mudah-mudahan kita bisa memberikan kesan yang baik sekaligus saling bertukar pikiran untuk mewujudkan Kabupaten Sintang yang lebih maju dan ramah," katanya.
Ronny menilai KKN merupakan salah satu momentum penting bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung kehidupan masyarakat, budaya lokal, hingga berbagai tantangan pembangunan yang ada di daerah.
Pengalaman tersebut dinilai sangat berharga sebagai bekal sebelum mereka terjun ke dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.
Selain itu, Wakil Bupati Sintang juga mendorong para mahasiswa untuk mempelajari lebih dalam karakteristik wilayah Kabupaten Sintang agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang memiliki wilayah yang sangat luas, mencapai sekitar 21.635 kilometer persegi, terdiri dari 14 kecamatan dan 391 desa dengan beragam potensi yang bisa dikembangkan.
"Saya mendorong peserta KKN mencari informasi mengenai Kabupaten Sintang. Dengan memahami kondisi daerah, program KKN yang dijalankan diharapkan lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Melalui kegiatan KKN selama 40 hari tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sintang.
Kehadiran mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga diharapkan mampu membawa ide-ide baru dan inovasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di lokasi KKN, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
Adab dan Ilmu Budaya
Dakwah dan Komunikasi
Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Syariah dan Hukum
Ushuluddin dan Pemikiran Islam
Sains dan Teknologi
Ilmu Sosial dan Humaniora
Ekonomi dan Bisnis Islam
Pascasarjana
Kedokteran dan Ilmu Kesehatan