DPRD Jabar Apresiasi Gerak Efektif Pemerintah Antisipasi Kekeringan di Jabar Lewat Bantuan Sel Surya
Muhamad Syarif Abdussalam July 12, 2026 01:32 PM

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Musim kemarau mulai memicu kekeringan di sejumlah wilayah. Di Kabupaten Garut, kondisi tersebut telah terjadi di kawasan utara, termasuk Kecamatan Cibatu dan Limbangan.

Meski demikian, langkah antisipasi melalui penyediaan sarana dan prasarana yang disiapkan pemerintah untuk mengatasi dampak kekeringan di Kabupaten Garut mulai menunjukkan hasil.

Hal tersebut disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat Daerah Pemilihan Kabupaten Garut, Dede Kusdinar, SE, dalam keterangannya kepada media belum lama ini.

Dede mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun melalui berbagai kegiatan, salah satunya pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, penanganan kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Garut mulai dapat dilakukan dengan baik.

Menurut dia, wilayah Garut bagian selatan yang berpotensi mengalami kekurangan pasokan air masih dapat diantisipasi. Ketersediaan air di kawasan tersebut tetap terjaga berkat fasilitasi dari pemerintah pusat berupa bantuan 150 unit sel surya atau solar cell yang dipakai sebagai sumber energi pompa air.

Bantuan yang memanfaatkan tenaga surya tersebut dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Di tengah suasana kekeringan, air di wilayah tersebut masih mencukupi," kata Dede.

Sebagai anggota Komisi 2 DPRD Jawa Barat, Dede berharap pemerintah dapat menambah bantuan sel surya ke daerah lain yang juga menghadapi ancaman berkurangnya pasokan air akibat musim kemarau.

Ia menilai wilayah yang selama ini menjadi lumbung pangan harus diprioritaskan dalam penyaluran bantuan tersebut agar ketahanan sektor pertanian tetap terjaga.

Menurut Dede, kekeringan yang menyebabkan berkurangnya pasokan air berpotensi mengganggu produksi dan produktivitas pertanian. Karena itu, petani disarankan menyesuaikan pola tanam dengan kondisi musim kemarau.

"Pola tanam disarankan diterapkan di lahan kering. Melalui pola tanam ini penggunaan air dapat dihemat," kata Dede.

Ia juga mengungkapkan bahwa aspirasi masyarakat agar pemerintah segera menyelesaikan persoalan dampak kekeringan terus bermunculan.

Dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan yang berlangsung pada Juni 2026, Dede mengatakan masyarakat di daerah rawan kekeringan berharap pemerintah dapat membantu penyediaan sumber mata air.

"Masyarakat berharap agar di daerah rawan kekeringan pemerintah bisa memfasilitasi sumber mata air," tutup Dede.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.