Sebelum Meninggal Dunia, Temon Disebut Memiliki Riwayat Darah Tinggi
taryono July 12, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Pelawak Temon atau Simson Rarameha meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pukul 08.42 WIB. 

Baca juga: Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Pencarian Penumpang KMP Batumandi ke Pulau Sebesi

Kepergian komedian berusia 59 tahun itu terjadi secara mendadak, meski keluarga menyebut Temon memiliki riwayat penyakit darah tinggi. 

Putri Temon, Rika Irliani alias Rambu, mengatakan tidak ada tanda-tanda khusus terkait kondisi kesehatan sang ayah sebelum kabar duka tersebut datang.

Rambu mengaku tidak mengetahui jika kondisi kesehatan Temon tengah menurun sebelum meninggal dunia. 

Menurutnya, keluarga justru mendapat kabar bahwa sang ayah dilarikan ke rumah sakit pada pagi hari.

"Ada yang ngabarin Bapak masuk rumah sakit. Ya sudah, langsung ke rumah sakit," kata Rambu saat ditemui di rumah duka.

Tidak lama setelah menerima kabar tersebut, Rambu kembali mendapat informasi terbaru mengenai kondisi ayahnya. Namun, kabar yang diterima keluarga justru menyebut Temon telah meninggal dunia.

"Terus telepon... telepon lagi mau ngabarin lagi dikalan, kabarnya sudah enggak ada," sambungnya.

Rambu mengatakan selama ini Temon tidak menunjukkan keluhan kesehatan yang membuat keluarga khawatir. 

"Gak ada kabar sakit apa-apa, semua mendadak. Cuma memang setahu saya kalau Papa itu punya riwayat penyakit darah tinggi," ujar Rambu.

Sebelum meninggal, komunikasi terakhir Rambu dengan Temon terjadi beberapa hari sebelumnya. Saat itu, tidak ada pembicaraan mengenai kondisi kesehatan, melainkan aktivitas yang sedang dijalani sang ayah.

"Saya cuma komunikasi di hari Rabu kemarin, dikasih tau kalau Papa ada seminar gitu," tutur Rambu.

Teman di Mata Anak 

Rika Irliani alias Rambu anak kelima Temon mengenang sosok ayahnya sebagai orang tua yang hebat.

Rambu menyebut pria bernama asli Simson Rarameha merupakan sosok ayah yang sangat mencintai anak-anaknya.

Temon senantiasa mendampingi anak-anaknya dalam mengenyam pendidikan.

"Bapak juga yang sering ngajarin dulu pas sekolah. Belajar tuh Papa sih yang ngajarin. Kayak kalau ada PR, enggak tahu cara menyelesaikannya bagaimana, Papa yang ngasih tahu, Papa yang ngajarin," kata  Rambu  ketika ditemui di rumah duka Temon di Kompleks Polri, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).

Rambu mengatakan kalau pria berusia 59 tahun ini adalah sosok ayah yang tegas dan mendidik anaknya, tanpa dengan kata-kata manis.

"Ayah sosok yang ya hebatlah," ucapnya. 

Ia pun mengenang hal paling berharga bersama Sang Ayah. Temon menemani Rambu meraih gelar sarjana beberapa waktu lalu.

"Iya, ayah sempat temanin atau datang saat aku wisuda," kenang Rambu lalu menangis,

"Senang sih, karena keluarga pada ngumpul semua kan akhirnya pas wisuda...," lanjut dia.

Diakui Rambu kalau Temon banyak memberikan pesan khusus kepadanya sebagai bekal untuk menjalani kehidupan.

"Banyak pesannya, kemarin kayak harus 'jadi orang'. Kayak... jadi orang tuh harus baik, enggak boleh... pokoknya ngasih nasihat yang kalau bisa jangan merepotkan orang," ujar Rambu.

"Jangan... jangan jadi orang yang enggak berguna lah, pokoknya jadi orang yang bermanfaat saja bagi orang lain," ucapnya.

Sosok Temon

Temon merupakan sosok yang telah lama mewarnai industri hiburan Indonesia melalui berbagai peran di serial televisi, film, hingga program komedi.

Lahir di Jakarta pada 28 Desember 1966, Temon merupakan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dengan gelar Sarjana Psikologi (SPsi).

Temon mengawali kariernya sebagai penyiar di Radio SK pada 1992.

Namanya mulai dikenal luas setelah membintangi serial komedi Abdel dan Temon Bukan Superstar yang tayang pada 2008.

Chemistry yang kuat bersama Abdel Achrian membuat namanya semakin populer.

Kesuksesan serial tersebut kemudian berlanjut melalui sejumlah program, seperti Abdel dan Temon Masih Bukan Superstar, Bukan Abdel dan Temon Biasa, hingga Abdel dan Temon Reunian.

Selain itu, Temon juga dikenal lewat perannya sebagai Kosyim dalam sitkom legendaris Bajaj Bajuri.

Hingga akhirnya kabar duka datang. Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi.

Pria bernama asli Simson Rarameha Ngadang itu meninggal pukul 08.42 WIB.

Temon meninggal dunia akibat serangan jantung

Rencananya jenazah Temon akan dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Senin (13/7/2026) pagi.

Sumber: Tribunnews.com

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.