POSBELITUNG.CO -- Komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau lebih dikenal dengan nama Temon Templar meninggal dunia pada hari Minggu, (12/7/2026).
Temon meninggal dunia karena serangan jantung dan riwayat medis hipertensi yang dimilikinya,
Kabar meninggalnya Temon beredar melalui pesan di grup WhatsApp dan kemudian dibenarkan oleh pihak manajemen.
Saat ini, jenazah Temon disemayamkan di rumah duka yang berada di Kompleks Polri Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Pihak keluarga telah menjadwalkan proses pemakaman akan dilaksanakan pada Senin (13/7/2026).
Nama Temon mulai bersinar dan dikenal publik saat berduet dengan Abdel Achrian dalam film Abdel dan Temon Bukan Superstar pada 2008.
Baca juga: Biodata Hasyakyla Utami Kakak Adhisty Zara, Bela Adik yang Dihujat saat Hamil: Kontrol Jarinya
Temon lahir pada 28 Desember 1966 dengan nama lengkap Simson Rarameha Ngadang.
Ia merupakan lulusan SMA Negeri 3 Jakarta. Setelah lulus, Temon diterima di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) pada 1985.
Perjalanan kuliahnya tidak berlangsung singkat. Ia baru berhasil menyelesaikan pendidikan pada 1995 setelah menjalani masa studi selama sembilan tahun.
Salah satu penyebabnya adalah proses penyusunan skripsi yang sempat mengalami kendala. Meski demikian, Temon akhirnya meraih gelar Sarjana Psikologi.
Bekal pendidikan tersebut membawanya bekerja sebagai staf Human Resources Development (HRD) dan bahkan pernah menjalani praktik di rumah sakit jiwa sebelum benar-benar menekuni dunia hiburan.
Awal Karier di Dunia Hiburan
Karier Temon di industri hiburan dimulai sebagai penyiar Radio SK pada 1992.
Namun, namanya semakin dikenal luas setelah membintangi serial komedi Abdel & Temon: Bukan Superstar bersama Abdel Achrian pada 2008.
Chemistry keduanya berhasil menarik perhatian penonton.
Karakter Temon yang spontan dan gaya komedinya yang khas membuat namanya semakin melekat di dunia hiburan Indonesia.
Tak hanya berakting, Temon juga sempat mencoba dunia musik. Pada 2014, ia merilis single berjudul Raja Disko, yang menjadi salah satu proyek musik dalam perjalanan kariernya.
Kehidupan Pribadi Temon
Selain kariernya, kehidupan pribadi Temon juga beberapa kali menjadi perhatian publik.
Temon diketahui pernah menjalani enam kali pernikahan. Istri pertamanya telah meninggal dunia.
Pernikahan keduanya berakhir dengan perceraian, sementara pernikahan ketiganya berujung pada pisah ranjang.
Adapun pernikahan keempat hingga keenam dilakukan secara siri. Berdasarkan informasi yang pernah disampaikan kepada publik, pada 2024 Temon diketahui hanya memiliki satu orang istri.
Baca juga: Biodata Etik Suryani, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Pejabat Daerah, Kena OTT KPK
Dari seluruh pernikahannya, Temon dikaruniai sembilan orang anak.
Kepergian Temon meninggalkan duka bagi banyak rekan di industri hiburan.
Ucapan belasungkawa yang disampaikan Abdel Achrian, Bopak Castello, hingga Sinyorita menunjukkan bahwa Temon dikenal sebagai sosok yang memiliki hubungan baik dengan banyak pelaku seni.
Selama puluhan tahun berkarier, Temon tidak hanya dikenal sebagai komedian, tetapi juga aktor dan penyiar radio yang memiliki perjalanan karier cukup panjang.
Namanya akan selalu diingat melalui berbagai karya komedi yang pernah menghibur masyarakat Indonesia.
Perjalanan hidup Temon menunjukkan bahwa latar belakang akademik tidak selalu membatasi pilihan karier seseorang.
Meski merupakan lulusan Psikologi Universitas Indonesia dan sempat bekerja di bidang sumber daya manusia, ia berhasil membangun identitas baru sebagai komedian dan aktor yang dikenal luas.
Kisah hidupnya juga memperlihatkan bahwa dunia hiburan Indonesia diisi oleh sosok-sosok dengan pengalaman yang beragam, sehingga kepergiannya bukan hanya kehilangan bagi rekan-rekan artis, tetapi juga bagi penikmat komedi Tanah Air yang mengenal karya-karyanya selama lebih dari tiga dekade.
Komedian senior Simson Rarameha, yang lebih akrab disapa Temon, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pukul 08.42 WIB.
Kepergian bintang sitkom Abdel dan Temon ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Kompleks Polri Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Pihak keluarga merencanakan prosesi pemakaman akan berlangsung pada Senin (13/7/2026) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Rika Irliani, atau yang akrab disapa Rambu, putri dari Temon, mengaku sangat terkejut dengan kepergian sang ayah.
Ia menceritakan bahwa dirinya baru menerima kabar Temon dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 08.00 WIB.
"Ada yang ngabarin Bapak masuk rumah sakit. Ya sudah, langsung ke rumah sakit," kata Rambu saat ditemui di rumah duka.
"Terus telepon lagi mau ngabarin lagi, kabarnya sudah enggak ada," sambungnya.
Rambu juga menjelaskan bahwa dirinya tidak menerima tanda-tanda atau kabar bahwa kesehatan ayahnya yang berusia 59 tahun itu menurun sebelum mengembuskan napas terakhir.
"Gak ada kabar sakit apa-apa, semua mendadak. Cuma memang setahu saya kalau Papa itu punya riwayat penyakit darah tinggi," sambungnya.
Komunikasi terakhir antara Rambu dan sang ayah terjadi beberapa hari sebelum kejadian, sehingga ia tidak mengetahui secara pasti kondisi medis Temon di detik-detik terakhirnya.
"Saya cuma komunikasi di hari Rabu kemarin, dikasih tau kalau Papa ada seminar gitu," ujar Rambu.
Riwayat Jantung dan Hipertensi
Kabar duka ini awalnya sempat beredar cepat dan mengejutkan publik melalui pesan berantai di grup WhatsApp, sebelum akhirnya mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak manajemen.
"Iya benar, meninggal pukul 08.42 WIB," kata Novi saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).
Lebih lanjut, Novi mengungkapkan bahwa penyebab utama meninggalnya sang komedian adalah serangan jantung, ditambah adanya riwayat medis hipertensi yang dimiliki almarhum.
"Serangan jantung, ada riwayat hipertensi," ujarnya.
(Posbelitung.co/Surya.co.id/TribunJateng.com)