Berita Arema FC Hari Ini Populer: Pengakuan Diego Landis Soal Aremania, Rencana Besar di HUT ke-39
Sarah Elnyora Rumaropen July 13, 2026 08:00 AM

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bek anyar Arema FC, Diego Luiz Landis, mengungkap loyalitas luar biasa Aremania menjadi salah satu bekal informasi positif yang memantapkan keyakinannya berkarier di Malang pada musim 2026-2027.

Di sisi lain, manajemen Singo Edan tengah bersiap menyambut hari ulang tahun klub yang ke-39 pada 11 Agustus mendatang dengan mengusung tema TH39REATNESS.

Momentum hari jadi ini tidak dinilai sebagai simbol kesempurnaan, melainkan sebagai komitmen mendalam dari pihak manajemen untuk terus berbenah di berbagai aspek.

Berikut ulasan selengkapnya:

Pengakuan Diego Landis Soal Aremania

Awalnya, Diego Landis, mengungkap peran penting rekan senegaranya, Gabriel Silva atau Gabi, dalam proses kepindahannya ke Arema FC. 

Sebelum memutuskan untuk menerima pinangan Singo Edan, pemain asal Brasil tersebut mengaku sempat menjalin komunikasi intensif dengan Gabi.

Dari komunikasi intensif tersebut, Landis mendapatkan banyak informasi positif mengenai Arema FC dan atmosfer sepak bola di Indonesia, khususnya di Malang.

Baca juga: Sempat Dikalahkan Arema FC Women, Akademi Persib Bandung U-18 Juara Hydroplus Soccer League AllStars

Kedekatan dengan Gabi menjadi salah satu faktor utama yang membuat Landis semakin yakin untuk mengambil keputusan besar dalam kariernya bersama keluarganya.

Apalagi, Gabi merupakan mantan rekan satu tim Diego Landis saat keduanya masih berseragam Terengganu FC, klub dari Liga Super Malaysia.

"Saya selalu berkomunikasi dengan Gabi dan mencari tahu tentang Arema," ujar Landis pada Jumat (10/7/2026).

"Di situ saya mulai mengikuti Arema dan melihat beberapa pertandingan terakhir mereka pada musim lalu," tambahnya.

Diego Landis menambahkan rekomendasi dan cerita positif dari Gabi ikut memperkuat keyakinannya untuk bergabung dengan klub berjulukan Singo Edan tersebut.

Informasi mengenai nama besar Arema FC, loyalitas Aremania, hingga ambisi besar klub di kompetisi Indonesia menjadi bekal berharga yang diterima Landis sebelum dirinya bertolak ke Malang.

Di sisi lain, kehadiran Gabi di dalam skuad Arema FC juga diyakini akan memudahkan proses adaptasi Landis.

Selain sama-sama berasal dari Brasil, keduanya memiliki kedekatan personal yang membuat komunikasi di dalam maupun di luar lapangan menjadi jauh lebih mudah.

"Saya rasa sepak bola Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Itu bagus bagi saya dan pemain," ungkap Landis mengenai pandangannya terhadap kompetisi tanah air.

"Tentu saya senang dengan keputusan yang saya ambil ini untuk memilih bergabung dengan Arema," tegasnya.

Baca juga: Arema FC Women U-18 Gagal ke Final Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026, Ditekuk Putri Garut

Pemain berpostur jangkung itu mengaku sudah tidak sabar untuk segera membela Arema FC dan membantu memperbaiki performa tim di musim kompetisi 2026-2027.

Di usianya yang masih 28 tahun, sebuah usia emas bagi seorang pesepak bola, kehadiran Diego Landis sangat diharapkan oleh Manajemen Arema FC dapat memperkuat barisan lini pertahanan.

Landis pun menegaskan kesiapannya untuk memberikan kontribusi maksimal dan fleksibel di lini belakang sesuai dengan strategi tim kepelatihan.

"Tentu saya siap untuk bantu Arema di posisi apa pun, termasuk di posisi bek tengah. Serta menjalankan instruksi dari pelatih," tandasnya.

Rencana Besar Manajemen Jelang HUT ke-39

Menyambut usia Arema yang ke-39 tahun, Arema FC mengusung tema TH39REATNESS sebagai refleksi perjalanan panjang sekaligus komitmen untuk terus berbenah di berbagai aspek.

Tema tersebut bukan dimaknai sebagai simbol bahwa klub berjuluk Singo Edan itu telah mencapai titik sempurna, melainkan sebagai pengingat proses pembelajaran dan perbaikan harus terus dilakukan demi masa depan klub dan sepak bola Indonesia.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan perjalanan hampir empat dekade yang dilalui Arema FC penuh dengan tantangan dan dinamika.

Oleh karena itu, momentum ulang tahun ke-39 ini dijadikan ajang introspeksi sekaligus memperkuat arah pengembangan klub ke depan.

"Kami memahami betul bahwa jalan yang kami tempuh tidak pernah mudah, dan di usia ke-39 ini, tema TH39REATNESS hadir bukan sebagai pernyataan bahwa kami sudah sempurna, melainkan sebagai komitmen untuk terus berproses dan berupaya memberikan yang terbaik bagi sepak bola Indonesia serta Bhumi Arema," kata pria yang akrab disapa Inal tersebut pada Sabtu (11/7/2026).

Baca juga: Daftar Pemain Asing Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027

Menariknya, konsep TH39REATNESS ini diterjemahkan melalui delapan pilar ikhtiar yang diselaraskan dengan bulan kelahiran Arema FC, yakni Agustus sebagai bulan kedelapan.

Berikut adalah rincian dari delapan pilar tersebut:

Pilar Pertama (Menghargai Jejak Sejarah):

Arema FC menegaskan komitmen untuk menjaga warisan yang telah dibangun sejak klub berdiri pada 11 Agustus 1987.

Menurut manajemen, eksistensi Arema FC saat ini tidak lepas dari perjuangan banyak pihak yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, dan dedikasi untuk klub.

Pilar Kedua (Mempertahankan Eksistensi):

Menyoroti upaya untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, Arema FC bertekad menjaga daya saing agar tetap menjadi bagian penting dalam kompetisi elite nasional.

Pilar Ketiga (Penguatan Organisasi): 

Manajemen ingin terus membangun tata kelola klub yang sehat, profesional, dan berkelanjutan agar mampu bertahan menghadapi perkembangan industri sepak bola modern.

Pilar Keempat (Nilai Kemanusiaan dan Persaudaraan):

Menempatkan aspek sosial sebagai bagian penting, di mana klub ingin menjadi perekat hubungan baik antarelemen sepak bola dan masyarakat demi menciptakan harmoni yang lebih luas.

Pilar Kelima (Loyalitas Suporter):

Memberikan perhatian khusus terhadap loyalitas Aremania dan Aremanita.

Dukungan suporter dinilai menjadi fondasi utama yang membuat Arema FC mampu bertahan hingga saat ini.

Pilar Keenam (Representasi Malang Raya): 

Arema FC menegaskan tanggung jawabnya sebagai representasi daerah.

Klub berkomitmen menjaga identitas, budaya, dan nama baik Malang dalam setiap kiprahnya di tingkat nasional maupun internasional.

Pilar Ketujuh (Pentingnya Inovasi):

Arema FC berupaya untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan manajemen modern agar mampu beradaptasi dengan perubahan industri sepak bola global.

Pilar Kedelapan (Pembinaan Usia Muda):

Berfokus pada regenerasi, komitmen ini sejalan dengan langkah klub yang belakangan mulai memberi ruang lebih besar bagi talenta akademi untuk menembus tim senior.

Bagi Arema FC, TH39REATNESS bukan sekadar slogan perayaan ulang tahun biasa.

Tema tersebut menjadi pengingat mendalam bahwa kebesaran klub harus dibangun melalui proses yang berkelanjutan.

"TH39REATNESS adalah janji untuk terus belajar, berupaya, dan berproses," tegas Inal.

"Kami bukanlah klub yang merasa sudah di puncak, melainkan klub yang sedang dan akan terus mendaki dengan segala kekurangan dan tekad untuk selalu memberikan yang terbaik bagi kebanggaan kita bersama," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.