AS Ngamuk! 140 Titik Iran Dihantam Washington, Putaran Ketiga Membuat Selat Hormuz Ditutup Lagi
Ardrianto SatrioUtomo July 13, 2026 08:12 AM

TRIBUNVIDEO.COM - Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kian memanas kembali.

Militer Amerika Serikat dilaporkan baru saja melancarkan serangan udara secara masif, Sabtu (11/7/2026).

Tidak tanggung-tanggung, AS menghantam lebih dari 140 titik sasaran di wilayah Iran.

Serangan ini merupakan gelombang ketiga AS menargetkan Iran dalam sepekan.

Serangan besar-besaran ini menyasar berbagai fasilitas militer dan infrastruktur strategis.

Menurut CENTCOMM, target yang diserang meliputi lokasi rudal dan pesawat nirawak (drone), fasilitas angkatan laut, gudang amunisi, jaringan komunikasi, hingga sistem pengawasan pantai.

Operasi militer ini diklaim sebagai respons atas insiden terhadap kapal dagang di Selat Hormuz.

Sebuah kapal kontainer berbendera Siprus M/V VGFS Galaxy disebut mengalami kerusakan berat setelah diserang Garda Revolusi Iran (IRGC).

Langkah agresif Amerika Serikat ini mendadak memicu kepanikan hebat di tingkat global.

Komando Pusat menegaskan operasi dilakukan atas arahan Presiden Donald Trump.

Pemerintah Iran mengutuk keras aksi penyerangan ini dan menganggapnya sebagai invasi.

Beberapa jam sebelum serangan udara AS, IRGC pun mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga waktu yang belum ditentukan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.