Pelatih berpengalaman yang pernah bekerja bersama Marco Silva selama tujuh tahun kini resmi mengambil alih klub saudara Chelsea.
Strasbourg telah mengonfirmasi penunjukan Hugo Oliveira sebagai pelatih kepala baru klub tersebut, menggantikan Gary O’Neil.
Oliveira, yang dikenal sebagai pelatih kiper berusia 47 tahun, baru memulai kariernya sebagai manajer penuh waktu pada tahun 2024 ketika ia memimpin tim asal Portugal, Famalicao, dan berhasil membawa mereka finis di posisi kelima Liga Portugal dengan performa yang mengesankan.
Mantan pelatih Celtic, Wilfried Nancy, juga sempat dipertimbangkan sebagai kandidat, namun BlueCo akhirnya memilih Oliveira dan dilaporkan membayar biaya kompensasi sebesar €2 juta (£1,7 juta) kepada Famalicao untuk mendapatkan jasanya.
“Merupakan kehormatan besar bisa berada di Strasbourg dan bergabung dengan proyek luar biasa ini,” ujar Oliveira kepada situs resmi klub setelah menandatangani kontrak. “Saya ingin menghadirkan emosi, menciptakan kenangan, dan memberikan segalanya untuk membantu klub ini terus berkembang.”
Oliveira diberi tanggung jawab untuk membawa Strasbourg kembali ke kompetisi Eropa setelah musim lalu mereka gagal lolos di bawah asuhan O’Neil dan tersingkir di babak semifinal Liga Konferensi.
Meskipun baru memiliki satu pengalaman sebagai manajer penuh waktu, Oliveira mempunyai latar belakang kepelatihan yang luas. Ia memulai karier kepelatihannya di akademi USC Paredes pada tahun 2002, kemudian menghabiskan waktu di Benfica, di mana ia dikenal berperan penting dalam pengembangan Jan Oblak dan Ederson. Ia juga pernah bekerja untuk tim nasional Portugal serta klub Gil Vicente.
Setelah itu, Oliveira menjadi asisten setia Marco Silva. Keduanya bekerja sama selama tujuh tahun dalam periode sukses di empat klub Inggris — Hull City, Watford, Everton, dan terakhir Fulham, yang ia tinggalkan pada tahun 2024.
Laporan di Portugal menyebut bahwa Fulham sempat mempertimbangkan untuk menunjuk Oliveira sebagai pengganti Silva musim panas ini setelah sang pelatih pindah ke Benfica, namun klub tersebut akhirnya memilih mantan pemain Real Madrid, Alvaro Arbeloa.