- Citra satelit memperlihatkan kerusakan di sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat setelah serangan rudal dan drone Iran.
Gambar tersebut beredar luas setelah dipublikasikan oleh sejumlah akun Open Source Intelligence atau OSINT di platform X.
Serangan itu diklaim merupakan operasi balasan Iran terhadap aktivitas militer AS di kawasan Timur Tengah.
Iran menyatakan serangan menyasar sejumlah fasilitas strategis milik AS di Qatar, Bahrain, dan Yordania.
Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.
Pangkalan tersebut merupakan salah satu instalasi militer AS terbesar di kawasan Asia Barat.
Menurut laporan Egypt's Intel Observer atau EGYOSINT, citra satelit Sentinel-2 menunjukkan dugaan kerusakan pada salah satu hanggar di dalam pangkalan.
Bekas benturan juga terlihat di bagian belakang bangunan tersebut.
Selain itu, citra satelit memperlihatkan bekas ledakan dan area yang diduga mengalami kebakaran di beberapa titik pangkalan.
Analisis lanjutan juga menunjukkan dugaan dampak serangan di dekat fasilitas akomodasi militer AS.
Hal itu mengindikasikan proyektil Iran diduga menghantam lebih dari satu titik di dalam kompleks pangkalan.
Sementara itu, fasilitas militer AS di Bahrain juga dilaporkan terdampak.
Citra satelit menunjukkan dugaan kerusakan pada sebuah gudang di markas Armada Ke-5 Angkatan Laut AS atau Fifth Fleet.
Fasilitas tersebut menjadi pusat logistik dan operasi maritim Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Serangan ini terjadi ketika ketegangan di Selat Hormuz terus meningkat.
Iran sebelumnya berulang kali memperingatkan akan merespons setiap aktivitas militer yang dianggap mengancam keamanan negaranya.