Duelnya Tidak Disorot Kamera TV, Veda Ungkap Pertarungan Sengit bareng Pembalap KTM yang Kecewa
Wahid Fahrur Annas July 13, 2026 01:33 PM

HONDA TEAM ASIA
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, bersaing dengan Jesus Rios (54), Adrian Fernandez (31) pada balapan Moto3 Jerman 2026 di Sachsenring, Jerman, Minggu (12/7/2026).

BOLASPORT.COM - Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, harus berjibaku untuk bisa mengamankan finis posisi ke-8 pada balapan Moto3 Jerman 2026.

Veda dihadapkan dengan pertarungan sengit pada 10 lap terakhir dalam balapan di Sachsenring, Jerman, Minggu (12/7/2026).

Upaya pembalap Indonesia untuk merangsek ke rombongan depan terhambat setelah insiden kecelakaan yang dialami beberapa pembalap.

Padahal, Veda melakukan start dengan baik untuk naik ke posisi 10 besar dan bahkan sempat menempati posisi tujuh.

"Secara keseluruhan, menurut saya balapan hari ini berjalan positif," kata Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia.

"Tentu saja, start dari posisi ke-13 membuat segalanya lebih sulit, tetapi saya berhasil melakukan start yang bagus dan naik beberapa posisi di lap-lap awal."

"Sayangnya, setelah terjadi beberapa insiden di depan saya, saya kehilangan kontak dengan grup terdepan dan sejak saat itu sulit untuk mengejar mereka kembali."

"Di Sachsenring, tidak mudah untuk mengejar ketertinggalan begitu jarak sudah terbuka," ujarnya.

Ya, Veda finis 15,6 detik di belakang dari pembalap yang meraih kemenangan, Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo).

Dia bahkan terpaut sampai 4,2 detik dari pembalap yang finis di posisi ke-7, Jesus Rios (Rivacold Snipers Team).

Namun, Veda berhasil memenangkan duel untuk finis terdepan dan mengalahkan empat pembalap yakni Ryusei Yamanaka (9), Eddie O'Shea (10), Alvaro Carpe (11), dan Hakim Danish (12).

Duel tersebut sayangya tidak disorot kamera televisi ketika Veda yang finis ke-8 hanya berjarak 0,271 detik atas pembalap yang finis ke-11, Alvaro Carpe.

"Saya terus berusaha hingga akhir dan berjuang sekuat tenaga bersama grup kedua," ucap Veda.

"Finis di posisi kedelapan memang bukan hasil yang kami harapkan setelah kecepatan yang kami tunjukkan pada hari Jumat, tetapi tetap penting untuk meraih poin dan terus belajar."

"Saya senang dengan kemajuan yang kami raih bersama tim."

"Setiap akhir pekan, saya merasa semakin percaya diri mengendarai motor ini, dan saya akan memanfaatkan jeda musim panas untuk memulihkan diri, mempersiapkan diri dengan baik, dan kembali lebih kuat di Silverstone," ujar pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu.

Adapun Alvaro Carpe merasa sangat kecewa karena dirinya harus terlempar dari persaingan di rombongan depan akibat insiden yang dialaminya pada lap ke-12.

“Sungguh disayangkan hasil hari ini. Saya mengalami momen menegangkan di balapan yang paling tidak tepat untuk hal itu, tapi begitulah balapan," ujar Carpe.

"Kita harus belajar dari apa yang terjadi dan berusaha memperbaiki diri untuk balapan berikutnya."

"Saya merasa kuat di tengah rombongan, bersaing untuk podium, dan memiliki peluang serius untuk finis di posisi ketiga."

"Saya kecewa karena menurut saya kami bisa saja bersaing untuk posisi itu dengan setelan motor yang bagus, tapi sekali lagi, keberuntungan tidak berpihak pada kami."

"Akhir pekan ini berjalan lancar, kami bekerja dengan sangat konsisten sejak awal, jadi kami harus fokus pada hal-hal positif dan beristirahat sejenak agar bisa kembali dengan performa yang lebih baik,” ujar juara Red Bull Rookies Cup dan JuniorGP 2024 itu. 

 

 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.