TRIBUNTRENDS.COM - Kepergian komedian Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) dalam usia 59 tahun setelah mengalami serangan jantung.
Wafatnya komedian yang dikenal lewat sitkom Abdel Temon itu mengejutkan banyak pihak karena sebelumnya tidak menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.
Sang adik, Jonathan, kemudian menceritakan momen-momen terakhir yang dialami Temon sebelum mengembuskan napas terakhir.
Menurutnya, pada pagi hari Temon masih sempat berkumpul dan berbincang hangat bersama anggota keluarga di rumah.
Sekitar pukul 06.30 WIB, almarhum bahkan masih terlihat bercengkerama dengan kakak dan adik-adiknya seperti biasa.
Namun, situasi berubah tak lama kemudian ketika Temon tiba-tiba mengeluhkan nyeri hebat di bagian dada sebelah kiri.
Jonathan mengatakan keluhan tersebut muncul secara mendadak sekitar pukul 07.00 WIB.
Kondisi Temon pun dengan cepat memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung.
Kesaksian keluarga itu mengungkap detik-detik terakhir sang komedian sebelum berpulang untuk selamanya.
Baca juga: Momen Terakhir Mendiang Temon dengan Putrinya, Temani Wisuda & Kirim WA Ini, Sosok Ayah Hebat
"Kalau untuk kronologinya, saya pas bangun pagi itu ya jam 06.30 itu masih ngobrol sama kita-kita," kata Jonathan saat menemui awak media, Minggu (14/7/2026).
"Sama keluarga, kakak dan adik gitu ya," sambungnya.
Tak ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan hingga tiba-tiba sang komedian mengeluhkan rasa sakit yang hebat di bagian dada kiri.
Menurut Jonathan, rasa sakit yang dialami pria kelahiran Jakarta, 28 Desember 1966 itu datang secara mendadak sekitar pukul 07.00 WIB.
Baca juga: Terungkap Konflik Abdel dan Temon hingga 2 Tahun Tak Bertegur Sapa, Padahal Dulu Bak Saudara
Melihat kondisi kakaknya yang terus mengeluh kesakitan sampai menangis, keluarga langsung membawanya ke rumah sakit terdekat di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
"Terus tiba-tiba jam 07.00 gitu ya, dia dada kirinya sakit banget sampai dia nangis gitu. Terus kakakku yang cewek ikut nangis juga," ujar Jonathan.
"Dia bilang, 'Dadaku sakit sekali. Aku bawa ke rumah sakit aja'. Ya udah, akhirnya kita bawa ke rumah sakit terdekat. Rumah kita kan dekat Mampang. Kita bawa ke Rumah Sakit Mampang," tambahnya.
Sesampainya di rumah sakit, tim medis langsung memberikan penanganan.
Namun, upaya tersebut belum mampu menyelamatkan nyawa Temon.
"Kira-kira di Rumah Sakit Mampang kurang lebih satu jam ya, terus Temon meninggal," jelasnya.
Almarhum dimakamkan Senin (13/7/2026) hari ini di TPU Tanah Kusir.
Baca juga: Sosok Mendiang Temon, Pernah Kerja Jadi HRD & di RSJ Sebelum Tenar Lewat Sitkom Abdel dan Temon
Sementara itu, Rika Irliani alias Rambu, anak dari Temon mengatakan, kalau dirinya dapat kabar sang ayah dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 08.00 WIB.
"Ada yang ngabarin Bapak masuk rumah sakit. Ya sudah, langsung ke rumah sakit," kata Rambu di rumah duka.
"Terus telepon... telepon lagi mau ngabarin lagi dikalan, kabarnya sudah enggak ada," sambungnya.
Rambu mengakui kalau dirinya tidak mendapatkan kabar apapun tentang menurunnya kesehatan pria berusia 59 tahun itu, sebelum meninggal dunia.
"Gak ada kabar sakit apa-apa, semua mendadak. Cuma memang setahu saya kalau Papa itu punya riwayat penyakit darah tinggi," jelasnya.
Rambu mengatakan dia tidak berkomunikasi apapun sebelum sang ayah meninggal dunia, sehingga tak tahu kabar kesehatan Temon di detik-detik terakhirnya.
"Saya cuma komunikasi di hari Rabu kemarin, dikasih tau kalau Papa ada seminar gitu," ujar Rambu
(TribunTrends/Tribunnews.com/Indah Aprilin/Choirul)