DPRD Kota Bogor Temukan Alat Kesehatan Rusak di Posyandu, Desak Dinkes Segera Ganti yang Baru
Tsaniyah Faidah July 13, 2026 08:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Komisi IV DPRD Kota Bogor menyoroti serius kondisi pelayanan kesehatan dasar di wilayah Kota Bogor.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rozi Putra, meminta agar alat kesehatan (alkes) serta fasilitas penunjang yang sudah tidak layak di Posyandu-posyandu segera dituntaskan oleh pemerintah daerah.

​Hal tersebut ditegaskan pria yang akrab disapa Kang Rozi ini saat menghadiri rapat pembahasan Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025 bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dan Direktur RSUD Kota Bogor di Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu (8/7/2026).

​Dalam rapat evaluasi tersebut, Rozi Putra mempertanyakan masih adanya temuan alat kesehatan di Posyandu yang rusak, tidak bisa di pakai dan tidak sesuai lagi dengan standar penggunaannya.

Padahal menurutnya, anggaran untuk sektor kesehatan selalu dialokasikan setiap tahunnya.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat tidak akan bisa terwujud tanpa didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

"Kesehatan merupakan pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah. Jangan sampai masyarakat datang berobat tetapi terkendala karena alat kesehatan tidak tersedia atau fasilitasnya sudah tidak layak," tegas Kang Rozi.

​Selain masalah kekosongan alkes di sejumlah Posyandu dan faskes tingkat pertama, dia juga menyoroti kondisi fisik fasilitas kesehatan.

Ia menemukan masih ada alat bantu pelayanan kesehatan yang kondisinya sudah usang dan dipaksakan untuk tetap digunakan.

​Menyikapi temuan ini, Komisi IV DPRD Kota Bogor mendesak Dinas Kesehatan untuk segera mengambil langkah taktis berupa melakukan pendataan menyeluruh terhadap kebutuhan alkes di seluruh Puskesmas dan Posyandu se-Kota Bogor.

Segera mengganti alat bantu pelayanan kesehatan yang sudah rusak atau usang demi keselamatan pasien.

​Rozi berkomitmen bahwa DPRD Kota Bogor, khususnya Komisi IV, akan terus mengawal serapan anggaran kesehatan agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga.

​"Kami akan terus mengawal agar anggaran kesehatan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Bogor. Pelayanan berkualitas adalah hak mutlak warga," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.