Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan situasi di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, saat ini sudah kembali aman dan kondusif setelah sempat diwarnai kepanikan warga yang mengungsi akibat guncangan gempa bumi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa pascaguncangan gempa tersebut sebagian masyarakat sempat keluar rumah menyelamatkan diri dan kini mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Kondisi terkini per Senin (13/7) pukul 06.10 WIB situasi saat ini terpantau aman dan kondusif, sebagian masyarakat telah kembali ke rumah masing-masing," kata dia.

Abdul menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik tersebut sebelumnya dilaporkan mengguncang wilayah Kabupaten Buol, Minggu (12/7) malam pukul 20.46 WIB.

BNPB mengkonfirmasi gempa bumi tersebut berkekuatan magnitudo 5,4 dengan pusat episentrum berada di wilayah laut pada kedalaman 10 kilometer.

Kemudian sebagaimana laporan yang diterima dari otoritas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) diketahui tidak ada potensi tsunami yang terjadi akibat getaran gempa tersebut.

Namun, menurut Abdul guncangan gempa bumi yang dirasakan cukup kuat oleh warga itu menyebabkan satu orang korban jiwa meninggal dunia.

Korban tersebut diketahui merupakan salah seorang pasien yang sedang menjalani perawatan di RSUD Mokoyurli Buol.

"Diketahui korban merupakan pasien RSUD Mokoyurli yang mengalami shock akibat terjadi gempa," kata Abdul.