Sekda Junda Maulana Target Nilai SAKIP Sulbar Tahun 2027 Raih Predikat A
Nurhadi Hasbi July 13, 2026 08:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan persiapan menghadapi evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2026 yang akan dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) pada Rabu (15/7/2026).

Persiapan itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Pra-Evaluasi SAKIP 2026 yang dipimpin Sekretaris Provinsi Sulbar, Junda Maulana, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Senin (13/7/2026).

Rapat diikuti organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi sampel evaluasi bersama tim provinsi.

Langkah tersebut sejalan dengan Pancadaya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, khususnya misi memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel melalui peningkatan kualitas akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

Baca juga: Kepala BKN Minta ASN Tak Asal Ikut Perintah Kepala Daerah Jika Tak Ingin Dipecat

Baca juga: Bapperida Sulbar Capai Kinerja 90 Persen dan Raih Predikat A untuk SAKIP

Junda Maulana mengatakan rapat digelar untuk memastikan seluruh perangkat daerah siap menghadapi proses evaluasi dari KemenPAN-RB, termasuk kelengkapan data yang akan menjadi bahan penilaian.

"Tadi kita rapat adalah persiapan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang akan dilaksanakan oleh KemenPAN-RB pada hari Rabu pagi, 15 Juli," kata Junda.

Pemprov Sulbar Bidik Nilai BB Lebih Tinggi Tahun Ini

Pemprov Sulbar menargetkan tetap mempertahankan predikat BB pada tahun ini, namun dengan nilai yang lebih tinggi dibandingkan capaian sebelumnya.

Peningkatan tersebut akan menjadi pijakan untuk membidik predikat A pada evaluasi tahun 2027.

"Mungkin target kita tahun ini masih BB, tapi kita mengharapkan nilainya naik dari tahun sebelumnya. Nanti tahun 2027 baru kita target A," ujarnya.

Menurut Junda, untuk mencapai target tersebut masih diperlukan pembenahan pada sejumlah aspek tata kelola pemerintahan yang menjadi indikator dalam penilaian SAKIP.

Selain itu, seluruh OPD diminta segera menyiapkan data pendukung, baik yang dihimpun oleh tim provinsi maupun data sektoral dari instansi yang menjadi sampel evaluasi.

"Kita sepakati hari Rabu kita evaluasi. Kita menyiapkan data, baik data yang dikumpulkan oleh tim provinsi maupun data sektoral atau data dari instansi yang menjadi sampel evaluasi. Semoga ini bisa berjalan lancar, maka kita melakukan pendalaman hari ini," tutur Junda. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.