Musim Layang-layang Tiba, Polres Tulungagung dan PLN Merazia Jalur SUTT untuk Cegah Pemadaman
Rendy Nicko July 13, 2026 09:04 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung bersama PLN Gardu Induk Tulungagung mengintensifkan razia layang-layang yang berisiko membuat pemadaman listrik.

Razia dilakukan karena mulai banyak warga yang menerbangkan layang-layang di saat musim kemarau seperti saat ini.

Wilayah yang disasar utamanya berada di sepanjang jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Kabupaten Tulungagung.

“Selain memastikan tidak ada gangguan jaringan listrik, razia juga menjaga keselamatan masyarakat,” jelas Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto.

Baca juga: Lahan Bambu dan Cengkeh Trenggalek Seluas 3,5 Hektare Terbakar, Puntung Rokok Jadi Penyebab

Razia dilakukan sejak Sabtu (11/7/2-026) yang dibagi dalam tiga tim gabungan.

Masing-masing tim dibagi di jalur STUU Banaran-Tulungagung, Tulungagung-Trenggalek, dan jalur Tulungagung-PLTA-Trenggalek.

Sasarannya adalah aktivitas warga yang menerbangkan layang-layang ukuran besar, seperti jenis gapangan atau sendaren.

“Yang dikhawatirkan layang-layangnya turun dan benangnya menyangkut di kabel listrik, kemudian terjadi korsleting. Jika itu terjadi bisa memicu pemadaman skala luas,” tutur Nanang.

Petugas juga melakukan edukasi kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak agar tidak menerbangkan layang-layang di dekat jaringan listrik tegangan tinggi.

Selain itu warga diminta tidak menerbangkan layang-layang hingga malam hari dan membiarkan terbang tanpa pengawasan.

Dikhawatirkan saat tanpa pengawasan, layang-layang turun dan mengenai jaringan kabel listrik.

“Kebiasaan warga, meninggalkan layang-layang sampai malam, kemudian angin berhenti. Risikonya terjadi korsleting dan pemadaman skala luas jika kena kabel transmisi,” tegasnya.

Sejumlah layang-layang yang diterbangkan di area terlarang diamankan petugas gabungan.

Namun secara umum kegiatan ini mengedepankan pendekatan dialogis dan upaya sosialisasi.

Sebab jika terjadi pemadaman, maka kerugian yang ditimbulkan sangat besar.

Bukan sekadar padamnya aliran listrik, namun kegiatan ekonomi yang bergantung pada energi listrik juga akan terhenti.

“Intinya untuk keselamatan bersama. Boleh main layang-layang, tetapi pilih lokasi yang aman, jauh dari jaringan listrik,”  pungkasnya.

(David Yohanes/TribunMataraman.com) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.