Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara mematangkan transisi Sekolah Rakyat Permanen guna mengimplementasikan program nasional tersebut.

"Untuk memastikan transisi berjalan mulus, kami telah menggelar rapat tim transisi sekaligus pembagian uraian Pemkot Medan dalam penyelenggara Sekolah Rakyat di Medan," ujar Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan Sofyan di Medan, Senin.

Sofyan mengatakan rapat tersebut membahas segala kesiapan pemerintah kota dalam mengoptimalkan proyek strategis nasional di Kota Medan.

"Organisasi perangkat daerah harus bergerak cepat dalam mengeksekusi instruksi yang ada," kata dia.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, Sofyan mengatakan organisasi perangkat daerah diminta untuk saling berkoordinasi untuk mematangkan tugas dan wewenang masing-masing.

"Kami meminta seluruh perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti uraian tugas yang telah diberikan," sebut dia.

Ia mengatakan sinkronisasi dan penajaman tugas dari masing-masing organisasi perangkat daerah menjadi penting untuk implementasi Sekolah Rakyat di Medan agar berjalan optimal dan tepat sasaran.

"Bapak Wali Kota Medan telah menegaskan kepada kita untuk mendukung penuh Sekolah Rakyat, apalagi ini merupakan proyek strategis nasional," jelas dia.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas sebelumnya meminta seluruh pemangku kebijakan terkait untuk mengoptimalkan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah yang dipimpinnya.

Ia mengatakan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Jalan Flamboyan Raya III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan itu bakal menggunakan lahan seluas enam hektare.

"Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar Sekolah Rakyat ini segera dimanfaatkan masyarakat," ujar Rico Waas.