Terekam Kamera CCTV, Truk yang Tabrak Pasutri hingga 1 Tewas di Kendal Kabur ke Arah Barat
raka f pujangga July 13, 2026 09:56 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Aksi melarikan diri sebuah truk misterius usai melindas seorang pembonceng motor hingga tewas di jalur Pantura Kendal ternyata terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Rekaman CCTV di area tikungan Makodim Kendal tersebut kini menjadi senjata utama pihak kepolisian untuk mengidentifikasi plat nomor kendaraan dan melacak jejak kaburnya truk yang melaju kencang ke arah barat setelah memicu kecelakaan maut.

Atas peristiwa maut tersebut, seorang pembonceng motor bernama Fatkhiyah (51), warga Desa Bandengan RT 03 RW 02 Kecamatan Kota Kendal Kabupaten Kendal meninggal dunia usai tertabrak truk misterius.

Baca juga: Tekan Angka Kecelakaan, Pulau Jalan di Exit Tol Bawen Akan Dikepras untuk Ruang Manuver

Dia menjadi korban dari aksi tabrak lari di jalan Pantura Kelurahan Langenharjo, tepatnya di Pantura tikungan Makodim Kabupaten Kendal, Senin (13/7/2026) siang.

"Benar, yang meninggal adalah pemboncengnya. Dia menjadi korban tabrak lari," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro saat dihubungi.

Heru mengatakan Fatkhiyah saat itu tengah membonceng suaminya, Mufaatib yang mengendarai sepeda motor Vario dengan nomor polisi H-2811-BXD dari arah timur menuju barat.

Ketika melintas di tikungan Makodim Kendal, terdapat sebuah truk misterius yang tiba-tiba menabraknya dari belakang. 

Menurut Heru, sopir truk tersebut diduga kurang konsentrasi dan tak memperhatikan laju motor di depannya.

Usai tertabrak, Pasutri itu pun langsung terjatuh.

Namun Fatkhiyah mengalami nasib tragis dan kehilangan nyawa usai terlindas truk tersebut.

"Suaminya selamat, tetapi truk yang menabrak itu langsung kabur ke arah barat," tuturnya.

Heru menerangkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap truk yang melarikan diri usai menabrak pemotor tersebut hingga meninggal.

"Kami sudah memeriksa CCTV sekitar, yang menabrak ternyata truk. Truk melarikan diri setelah menabrak," tandasnya. 

Kecelakaan Beruntun

Heru menjelaskan, di dekat lokasi itu tepatnya Pantura Kendal arah Semarang, sebelumnya juga terjadi kecelakaan 3 truk. 

Kecelakaan disebabkan karena seorang pengayuh becak yang melakukan aksi manuver membahayakan, ketika melintas di jalan Pantura Bugangin Kabupaten Kendal, Jumat (7/10/2026) siang. 

Dia nekat putar balik ke arah barat di tikungan dekat markas Kodim 0715/ Kendal. Padahal lokasi itu dilarang putar balik maupun melawan arus.

Alhasil, aksi itu menimbulkan kecelakaan yang melibatkan 3 kendaraan yakni, Truk Fuso bernomor polisi B-9198-GYU, Truk Engkel Box bernomor polisi H-9826-HQ, serta truk Hino Tronton Box dengan nomor polisi B-9540-FEV.

"Jadi ada bapak-bapak naik becak itu putar balik di situ. Padahal di situ dilarang untuk putar balik," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro saat dihubungi.

Heru menerangkan, bapak pengayuh becak itu diduga merupakan warga Bugangin yang dalam kesehariannya mencari nafkah menggunakan becak. 

"Sepertinya warga lokal situ, masih kami periksa," tuturnya.

Lebih lanjut, Heru menjelaskan tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Namun Truk Engkel Box yang dikemudikan Mochamad Safi'i, warga Kelurahan Bambankerep RT 003 RW 005 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang itu mengalami ringsek parah pada bagian depan.

"Yang rusak cukup parah truk nomer dua, itu nabrak truk tronton di depannya karena terdorong truk yang di belakangnya," sambungnya.

Adapun kronologi kecelakaan, menurut Heru terjadi ketika sopir truk Hino bernama Indra Irvana (26), warga Desa Petarukan RT 007 RW 013 Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang itu melaju dari arah barat menuju timur. 

Setiba di Pantura Bugangin dekat tikungan, ada seorang pengayuh becak yang tiba-tiba berpindah ke lajur kanan dan hendak putar balik.

Sontak, Indra yang sempat kaget langsung mengurangi kecepatan kendaraan dan melakukan pengereman.

"Truk melaju dari arah barat mau arah ke Semarang, sopir kaget tiba-tiba ada pengayuh becak yang pindah lajur itu tadi," ungkapnya.

Namun tak berselang lama, Indra dikagetkan lagi tatkala ada dua kendaraan di belakangnya, yakni Truk Engkel Box dan Truk Tronton Fuso yang menabrak kendaraanya. 

Atas kejadian itu, kerugian dari kerusakan ketiga truk ditaksir mencapai Rp 3 juta.

"Engkel Box nabrak Truk Hino karena ditabrak dari belakang oleh truk Fuso yang dikemudikan Nanang Haryono, warga Desa Pakis RT 001 RW 003 Kecamatan Sawahan Kota Surabaya Jawa Timur," paparnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Truk Tabrak Lari Pasutri di Pantura Kendal, 1 Pembonceng Tewas

Heru pun meminta pengguna jalan tak melakukan aksi putar balik di jalur tikungan tersebut karena bisa membahayakan pengguna jalan yang lain. 

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut atas kecelakaan ini.

"Minta tolong kesadarannya jangan putar balik di situ, di lokasi itu dilarang putar balik," tandasnya. (ags) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.