- Kabar tak sedap menerpa Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Aditya Arifin yang juga suami desainer ternama, Vivi Zubedi karena harus berurusan dengan pihak Kepolisian.
Pria bernama lengkap Muhammad Aditya Mufti Ariffin itu dikabarkan dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan.
Santer terdengar jika pihak pelapor tak lain adalah pamannya yang mengaku menjadi korban.
Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunadi membenarkan jika pihaknya menerima laporan masuk ke Polres Banjarbaru terkait dugaan penganiayaan dengan terlapor mantan Wali Kota Banjarbaru .
“Memang ada laporan itu pada hari Senin, tanggal 29 Juni 2026, sekitar pukul 20.12 Wita. Dan untuk yang terlapor, ini adalah mantan Walikota, H Muhammad Aditya Mufti Ariffin,” katanya, Sabtu (11/7/2026).
Kronologis Dugaan Penganiayaan
Polisi menegaskan kronologis dugaan penganiayaan yang mengakibatkan Aditya Mufti Ariffin dilaporkan.
Berdasarkan laporan yang disampikan ke Polres Banjarbaru, TKP berada di Lapangan Sepak Bola Wiyata di Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, Banjarbaru.
Saat itu, menurut Kardi, dari keterangan pelapor, korban mengaku mendapat kekerasan fisik atau penganiayaan dari terlapor saat berada di lapangan bola tersebut.
Saat ini, petugas disebut masih menunggu hasil pemeriksaan visum di rumah sakit yang hingga kini masih belum keluar.
“Hasil visum ini masih menunggu sampai saat ini belum ada, keluar dari hasil visum tersebut,” ujarnya.
Selain itu, petugas dari Reskrim Polres Banjarbaru disebut telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di TKP.
Sementara, keterangan kedua saksi yang diperiksa belum menguatkan dugaan penganiayaan sebagaimana yang disampaikan pelapor.
“Dari dua saksi, mereka pada saat itu memang ada di TKP. Dari keterangan saksi itu tidak ada adanya kontak fisik, maupun pemukulan terhadap pelapor, dan tidak ada terlapor juga mencekik, juga tidak ada. Itu dari keterangan saksi dua orang itu,” ujar Kasi Humas.
Meski demikian, petugas tetap akan melakukan pendalaman dengan menunggu hasil visum dan tidak menutup kemungkinan memanggil pihak terkait lainnya.
“Nanti kalau sudah hasil visum keluar, itu akan dilaksanakan gelar perkara dari pihak penyidik. Nah, akan menentukan tindak lanjut dan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan kepada terduga terlapor,” ujarnya.
Respons Aditya Mufti Arifin Usai Dilaporkan
Muhammad Aditya Mufti Arifin pun merespons kabar dirinya dilaporkan polisi terkait dugaan penganiayaan yang menyeret namanya.
Putra mnatan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin ini membantah melakukan kekerasan seperti yang dilaporkan pelapor ke Polres Banjarbaru.
Bahkan, pria yang akrab disapa Opi ini menyebut tuduhan penganiayaan fisik yang menyeret namanya tersebut sebagai fitnah.
"Itu fitnah. Tidak ada terjadi penganiayaan seperti itu," kata Aditya kepada Bpost menjawab pertanyaan melalui pesan singkat, Minggu (12/7/2026) siang.
Meski demikian, Aditya mengaku akan tetap menghormati proses hukum yang berjalan di Polres Banjarbaru dan percaya jika polisi akan bertindak secara profesional dalam kasus ini.
“Ulun (saya) menghormati proses yang dijalankan polisi, dan kami yakin polisi menjalankan dengan profesional,” ujarnya.
Profil Aditya Mufti Arifin, Suami Desainer Vivi Zubedi
Aditya Mufti Ariffin adalah pria kelahir 21 Maret 1984, tercatat sebagai seorang politikus Indonesia dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ia menjadi Wali Kota Banjarbaru periode 2021–2025 setelah terpilih dalam Pemilihan umum Wali Kota Banjarbaru 2020 dan berpasangan dengan Wakil Wali Kota Wartono.
Aditya juga merupakan anggota DPR-RI termuda yang duduk di kursi Komisi III DPR-RI sebagai wakil dari Dapil Kalimantan Selatan II dengan mengantongi 30.318 suara dalam Pemilu Legislatif 2009 ia juga terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI 2014-2019 hasil dari Pemilihan umum 2014.
Dari kehidupan pribadinya, diketahui Aditya adalah suami dari Vivi Zubedi,seorang desainer modest fashion terkemuka Indonesia.
Editor Video:VP Magang Dwi Sulistyo Wati